Tuesday, 20 January 2015

Sejarah uang singkat

SEJARAH UANG DI INDONESIA
Masyarakat yang masih primitif, kehidupanya masih sangat sederhana. Hal ini pernah dialami oleh nenek moyang kita. Mereka dapat memenuhi kebutuhan hidupnya  dengan cara mengambil dan memanfaatkan barang yang ada di sekitar tempat tinggalnya. Perkembangan peradaban manusia juga menggeser tujuan kegiatan produksi masyarakat. Semula, masyarakat memproduksi barang hanya untuk memenuhi kebutuhan keluarganya,lalu berkembang  untuk memenuhi  kebutuhan orang lain(di jual). Selanjutnya terjadilah barter yaitu tukar menukar barng yang dinilai senilai.
Seiring dengan perkembangan jaman manusia maka perukaran dengan cara barter menjadi sulit dilkukan. Bahkan, karena kebutuhan setiap orang semakin banyak dan beragam. Maka untuk memenuhi kebutuhan hidupnya tidak mungkin lagi ditempuh  dengan cara untuk mencari cara barter. Karena menghadpi kesulitan dalam melakukan perukaran barter , manusia terdorong  untuk mencari cara perukaran yang lebih mudah. Manusia mulai menggunakan uang baranag dalam melakukan pertukaran.contoh uang barang yaitu garam, senjata, dan kulit hewan.
Benda yang digunakan harus mempunyai sifat-sifat sebagai berikut
a.    Digemari oleh masyarakat setempat
b.    Jumlahnya terbatas
c.    Mempunyai nilai tinggi
Namun uang barang masih mempunyai kelemahan yakni,
a.    Sulit dipindahkan
b.    Tidak tahan lama
c.    Sulit disimpan
d.    Nilainya tidak tetap
e.    Sulit dibagi tanpa mengurangi nilai
f.    Bersifat lokal
Kesulitan pertukaran dengan menggunakan uang barang tersebut mendorong manusia untuk menetapkan benda yang dapat digunakan sebagai perantara tukar-menukar. Benda yang dianggap cocok sebagai alat tukar-menukar adalah logam. Pada masa lalu logam yang digunakan adalah emas dan perak.
Alasan menggunakan emas dan perak
a.    Memiliki nilai yang tinggi dan jumlah angka.
b.    Jika dipecah nilainya tetap
c.    Tahan lama
Kelemahan penggunaan emas dan perak
a.    Jumlahnya terbatas
b.    Persediaan emas tidak sama.
Perkembangan ekonomi yang semakin pesat mendorong kegiatan transaksi menjadi semakin sering dan bahkan semakin kompleks. Hal ini menimbulkan kesulitan bagi manusia untuk membawa uang logam dan perak dalam jumlah besar(berat dan repot). Untuk mengatasi pemasalahan tersebut cukup mengeluarkan kertas  sebagai tanda bukti penyimpanan emas dan perak.
Di Indonesia , sekarang beredar uang kertas dan uang logam yang dikeluarkan BI. Kedua jenis uang itu memenuhi  syarat-syarat sebagai berikut.
a.    Dapat diterima oleh masyarakat umum
b.    Mudah disimpan dan nilainya tetap
c.    Mudah dibawa kemana-mana
d.    Mudah dibagi tanpa mengurangi nilai
e.    Jumlahnya terbatas sehingga tetap berharga

f.    Ada jaminan

No comments:

Post a Comment