MATERI : PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN
Pertumbuhan
adalah proses pertambahan ukuran yang tidak dapat kembali ke asal
(irreversibel), yang meliputi pertambahan volume dam pertambahan massa.
Contohnya bayi yang baru lahir
ukurannya + 45 cm dengan berat
badan + 3 kg. Setelah mengalami
pertumbuhan, tinggi badan dapat mencapai lebih dari 150 cm dan berat badan
lebih dari 30 kg.
Perkembangan adalah proses menuju tercapainya
kedewasaan. Contoh ditandai dengan
kematangan organ reproduksi sehingga siap untuk menghasilkan keturunan.
Perkembangan juga menyebabkan perkembangan psikis dari usia bayi, anak-anak,
dan menjadi dewasa.
Faktor-faktor yang
mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan dapat dibedakan menjadi faktor dari
dalam dan faktor dari luar tubuh.
1. Faktor
Dalam (Internal)
a. Gen
b. Hormon
2. Faktor Luar (Eksternal)
a. Makanan
atau Nutrisi
b. Suhu
Semua
makhluk hidup membutuhkan suhu yang sesuai untuk menunjang pertumbuhan dan
perkembangannya. Suhu ini disebut suhu optimum, misalnya suhu tubuh manusia
yang normal adalah sekitar 37°C.
c. Cahaya
d. Air dan
Kelembapan
e. Tanah
Pertumbuhan
dan Perkembangan pada Hewan
Pertumbuhan
dan perkembangan pada hewan dapat dibagi menjadi dua bagian yaitu fase
embrionik dan fase pascaembrionik. Fase embrionik adalah pertumbuhan dan perkembangan yang
dimulai dari zigot sampai terbentuknya embrio sebelum lahir atau
menetas. Sedangkan fase pasca-embrionik
merupakan pertumbuhan dan perkembangan yang dimulai sejak lahir atau
menetas hingga hewan itu dewasa.
1. Fase
Embrionik
Zigot
terbentuk dari hasil pertemuan ovum dengan sperma (terjadi
pembuahan/fertilisasi). Kemudian zigot mengalami pertumbuhan dan perkembangan
dalam beberapa tahap, yaitu pembelahan zigot, tahap morula, blastula, gastrula,
dan organogenesis.
2. Fase
Pascaembrionik
Pertumbuhan
pascaembrionik dimulai ketika hewan lahiratau menetas.
Pada
manusia per-kembangan ini ditandai dengan munculnya sifat-sifat kelamin
sekunder. Tanda kelamin sekunder pada pria berupa tumbuhnya rambut pada bagian
tubuh tertentu, suara besar, tumbuhnya jakun, dan otot-otot tubuh lebih kekar.
Tanda kelamin sekunder pada wanita ditandai dengan membesarnya payudara,
tumbuhnya rambut pada bagian tubuh tertentu, dan membesarnya pinggul.
Metamorfosis
dan Metagenesis
1. Metamorfosis
Meta-morfosis adalah peristiwa perubahan bentuk tubuh secara
bertahap yang dimulai dari larva sampai dewasa.
2.
Metagenesis
Metagenesis
adalah proses pergiliran hidup yaitu antara fase seksual dan aseksual.
Metagenesis pada tumbuhan dapat diamati dengan jelas pada tumbuhan tak berbiji
(paku dan lumut).
Pubertas pada Remaja
Masa pubertas
disebut juga akil balig. Pada
masa ini telah tercapai kematangan seksual yaitu sistem reproduksi telah mampu
membuat sel-sel kelamin (gamet). Hal ini dipengaruhi oleh produksi hormon kelamin dan kelenjar hipofisis.
Ciri-ciri pubertas secara fisik
dapat diuraikan sebagai berikut.
a. Ciri kelamin primer
1) Organ
kelamin telah mampu memproduksi sel-sel kelamin. Laki-laki mulai menghasilkan
sperma di dalam testis, sedangkan perempuan mulai menghasilkan sel telur di
dalam indung telur (ovarium).
2) Organ
kelamin mulai berfungsi. Pada remaja laki-laki ditandai dengan pertama kali
mengalami “mimpi basah” yang mengeluarkan sperma atau air mani. Pada pe-rempuan
ditandai dengan mengalami menstruasi yang pertama kali.
b. Ciri kelamin sekunder
Pada remaja laki-laki, pubertas
ditandai dengan ciri-ciri kelamin sekunder sebagai berikut.
1) Mulai
tumbuh jakun.
2) Perubahan
suara menjadi lebih besar dan berat.
3) Tumbuh
kumis atau jenggot.
4) Tumbuh
rambut di dada, kaki, ketiak, dan sekitar organ kelamin.
5) Mulai
tampak otot-otot yang berkembang lebih besar dan menonjol.
6) Bahu
melebar melebihi bagian pinggul.
7) Perubahan
jaringan kulit menjadi lebih kasar dan pori-pori tampak membesar.
8)
Kadang-kadang diikuti dengan munculnya jerawat di daerah muka.
Pada remaja perempuan, pubertas
juga ditandai dengan ciri kelamin sekunder sebagai berikut.
1) Membesarnya
payudara dan puting susu mulai timbul.
2) Pinggul
melebar.
3) Tumbuh
rambut di ketiak dan sekitar organ kelamin.
4) Suara lebih
nyaring.
5)
Kadang-kadang diikuti munculnya jerawat di daerah muka.
c. Perubahan proporsi tubuh,
tampak dari bertambahnya tinggi badan, berat badan, panjang kaki, dan tangan,
sehingga ukuran seluruh badan bertambah
MATERI : SISTEM GERAK MANUSIA
1. Rangka
Rangka (skelet) merupakan
rangkaian tulang yang mendukung dan melindungi organ tubuh yang lunak. Tulang
satu dengan tulang yang lain dihubungkan oleh persendian (artikulasi). Sistem
rangka yang terletak di dalam tubuh dan dilindungi oleh kulit dan otot disebut
endoskeleton. Fungsi rangkaantara lain sebagai berikut.
a. Memberikan bentuk tubuh dan menegakkan berdirinyatubuh.
b. Melindungi organ yang rusak.
c. Alat gerak pasif.
d. Tempat melekatnya otot.
e. Tempat pembentukan sumsum.
Rangka tubuh manusia tersusun
oleh berbagai macamtulang. Tulang dapat dikelompokkan sebagai berikut.
a. Berdasarkan bentuknya, tulang
dibedakan menjadi tulangpanjang (pipa), tulang pendek, tulang pipih, dan tulang
yangberbentuk tidak beraturan.
1) Tulang panjang (pipa),
terdapat pada lengan atas, tulangpaha, tulang betis dan ruas tulang jari. Di
dalam ronggatulang pipa berisi sumsum merah.
2) Tulang pendek, terdapat pada
ruas-ruas tulang belakang,pergelangan tangan dan pergelangan kaki. Di
dalamnyaterdapat sumsum merah yang berfungsi sebagai tempatpembuatan sel darah
merah dan sel darah putih.
3) Tulang pipih, terdapat pada
tulang rusuk, tulang dada,tulang tempurung kepala, tulang belikat, dan
tulangpanggul.
4) Tulang yang bentuknya tidak
beraturan, terdapat padatulang wajah dan ruas-ruas tulang belakang.
b. Berdasarkan komponen
penyusunnya tulang dibedakanmenjadi tulang rawan dan tulang keras.
1) Tulang rawan (kartilago), ciri-cirinya yaitu terdiri atas sel-sel tulang rawan,
bersifat lentur dan elastis, banyakmengandung zat perekat atau kondroblast, dan
sedikitzat kapur. Contoh pada tulang hidung, ujung tulang pipa,daun telinga,
antarruas tulang belakang, trakea, dan ujungtulang rusuk.
2) Tulang keras, ciri-cirinya yaitu mengandung osteoblasyang
menghasilkan zat pengikat di sekitar sel-sel tulang.Osteoblas juga membentuk
sel tulang (osteosit). Selainosteoblas juga terdapat osteoklas yang merombak
tulangdalam proses pembentukan rongga sumsum tulang. Sel-sel tulang keras
menghasilkan suatu senyawa protein yangakan menjadi matriks tulang. Ke dalam
matriks tulangitu akan diendapkan zat kapur berupa kalsium karbonat(CaCO3) dan
kalsium fosfat (Ca(PO4)2). Oleh karena itumatriks tulang menjadi keras.
2. Hubungan Antartulang
(Persendian/Artikulasi)
Persendian ialah tempat
perhubungan antara tulang-tulang penyusun rangka tubuh. Tulang hanya dapat
dibengkokkan atau diputar di daerah sendi saja karena tulang sendiri terlalu
keras untuk dibengkokkan tanpa patah. Secara fungsional sendi dapat dibedakan
sebagai berikut.
a. Sendi mati (sinartrosis),
yaitu sendi yang tidak memungkin-kan adanya gerak. Contohnya sendi antartulang
penyusun tengkorak.
b. Sendi kaku (amphiartrosis),
yaitu sendi yang pergerakannya sedikit. Contohnya pada persendian tulang rusuk
dan tulang dada.
c. Sendi gerak (diartrosis),
yaitu sendi yang pergerakannya bebas. Sendi ini dibedakan menjadi empat macam
sebagai berikut.
1) Sendi peluru, merupakan
hubungan antara dua tulang yang memungkinkan terjadinya gerakan ke segala arah.
Ujung tulang yang satu berbentuk bonggol, sedangkan yang lainnya berbentuk
mangkuk sendi. Mangkuk sendi dibalut oleh jaringan ikat sendi dan memiliki
cairan sinovial yang berfungsi sebagai pelumas. Misalnya antara gelang panggul
dengan tulang paha, antara gelang bahu dengan tulang lengan atas.
2) Sendi engsel, memungkinkan
pergerakan ke satu arah seperti gerakan pintu dan jendela. Misalnya sendi pada
siku dan lutut.
3) Sendi pelana, yaitu persendian
di mana tulang yang satu dapat bergerak kedua arah, misalnya ke depan ke
belakang atau ke kiri kanan. Misalnya antara tulang ibu jari dan tulang telapak
tangan.
4) Sendi putar, yaitu persendian
di mana tulang yang satu berputar mengitari tulang lainnya. Misalnya antara
tulang pengumpil dan tulang hasta, antara tulang betis dan tulang kering.
MATERI : SISTEM PENCERNAAN MANUSIA
1. Alat Pencernaan
Saluran pencernaan tersusun dari
mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, dan anus.
a. Rongga Mulut (Cavum Oris)
Rongga mulut dikelilingi oleh
pipi kiri dan pipi kanan danlangit-langit mulut. Dalam rongga mulut terdapat
organpencernaan lidah, gigi, dan kelenjar ludah.
1) Lidah, berfungsi untuk memindahkan makanan,mendorong makanan ke
kerongkongan, membantumengunyah makanan, berbicara, mengenal bentuk makanan,
dan mengecap makanan. Pada lidah terdapatdaerah-daerah yang lebih peka terhadap
rasa tertentu,seperti asin, manis, asam, dan pahit.
2) Gigi, berfungsi
untuk mencerna makanan secara mekanis.Makanan dihancurkan menjadi
partikel yang lebih kecilagar mudah dicerna secara kimiawi dan mudah ditelan.
Berdasarkan bentuk dan fungsinya,
gigi manusiadibedakan menjadi empat yaitu
gigi seri (insisivus), gigitaring (kaninus), gigi geraham muka
(premolar) dangeraham belakang (molar). Gigi seri berbentuk pahat,berfungsi
untuk menggigit atau memotong makanan.Gigi taring berbentuk runcing, berfungsi
untuk merobekdan mengoyak makanan.
Gigi geraham muka dan ge-raham
belakang bentuk permukaan rata. Akar gigi yangbercabang tertanam dengan kuat
pada gusi.
b. Kerongkongan (Esofagus)
Fungsi
kerongkongan adalah sebagai saluran untukmemindahkan makanan dari mulut
ke lambung. Kerong-kongan dapat melakukan gerak
peristaltik, yaitu gerakanmelebar dan menyempit, bergelombang, dan
meremas-remas untuk mendorong makanan sedikit demi sedikit kedalam lambung.
c. Lambung (Ventrikulus)
Lambung merupakan tempat
penampungan makananuntuk dicerna secara mekanik dan kimiawi. Lambung
terdiridari tiga bagian, yaitu kardiak (dekat esofagus), fundus (bagiantengah),
dan pilorus (dekat duodenum).
2.13. Sedangkan fungsi lambung
adalah sebagai berikut.
1) Menghasilkan pepsinogen.
Pepsinogen merupakanbentuk yang belum aktif (prekursor) dari pepsin, yaituenzim untuk
mencerna protein.
2) Dinding lambung menghasilkan
asam klorida (HCl) yangberfungsi untuk membunuh mikroorganisme dalammakanan,
menciptakan suasana asam dalam lambung,dan mengaktifkan pepsinogen menjadi
pepsin. Enzimpepsin berfungsi mengubah molekul protein menjadipotongan-potongan
protein (pepton).
3) Permukaan lambung mengeluarkan
lendir yangberfungsi untuk melindungi dinding lambung dari HCl.
4) Pada bayi, lambungnya
menghasilkan dua enzim, yaiturenin, berfungsi untuk menggumpalkan protein
susu/kasein dengan bantuan kalsium dan lipase untukmemecah lemak dalam susu.
d. Usus Halus (Intestinum)
Panjang usus halus orang dewasa
mencapai 6,3 meter dengandiameter 2,5 cm. Usus halus terbagi menjadi 3 bagian
yaituusus dua belas jari (duodenum),
usus kosong (jejunum), danusus penyerapan
(ileum).
1) Usus dua belas jari, pada bagian ini bermuara salurandari kantong
empedu dan pankreas.
a) Kantung empedu berupa suatu
kantung yangpanjangnya 7 – 10 cm terletak di bawah hati. Kantungempedu
berfungsi untuk menyimpan cairan empeduyang dihasilkan hati. Cairan empedu
mengandunggaram empedu dan zat warna empedu. Garamempedu berfungsi untuk
mengemulsi lemak,sedangkan zat warna empedu (bilirubin dan biliverdin)berfungsi
memberikan warna kuning pada tinja danurin.
b) Pankreas, merupakan organ agak
pipih yang terletakdi bawah lambung. Pankreas menghasilkan getahpankreas yang
mengandung enzim amilase, tripsin,dan lipase. Amilase berfungsi untuk
menguraikan zattepung (amilum) menjadi gula. Tripsin menguraikanprotein menjadi
asam amino. Lipase mengubahlemak menjadi asam lemak dan gliserol.
e. Usus Besar (Intestinum Crasum)
Usus besar terletak di antara ileum
dan anus. Fungsinya untuk mengabsorpsi
air dan mineral, tempat pembentukan vitamin K (dengan bantuan bakteri Escherichia coli), serta melakukan gerak
peristaltik untuk mendorong tinja menuju anus.
MATERI : SISTEM PERNAPASAN MANUSIA
Manusia bernapas untuk mengambil
oksigen dan melepaskan karbon dioksida. Pernapasan manusia meliputi proses
inspirasi dan ekspirasi. Inspirasi adalah pemasukan udara luar ke dalam tubuh
melalui alat pernapasan. Ekspirasi adalah pengeluaran udara pernapasan dari
alat pernapasan.
1. Alat Pernapasan
Alat pernapasan manusia terdiri
dari hidung, faring, pangkal batang tenggorokan
(laring), batang tenggorok
(trakea), cabang batang tenggorokan
(bronkus), dan paru-paru (pulmo).
a. Hidung, merupakan muara
keluar-masuknya udara pernapasan. Di dalam hidung, udara mengalami beberapa
perlakuan sebagai berikut.
1) Udara yang masuk ke hidung
akan disaring dulu oleh rambut hidung, sehingga debu dan partikel kotoran tidak
masuk ke dalam paru-paru.
2) Udara dihangatkan oleh kapiler
darah yang ada di dalam hidung, sehingga suhunya sesuai dengan suhu tubuh.
3) Udara dilembapkan oleh lapisan
lendir yang ada di dalam rongga hidung.
b. Faring, merupakan saluran
sepanjang 12,5–13 cm sebagai kelanjutan
dari saluran hidung yang meneruskan udara ke laring. Faring terletak di antara
saluran pernapasan dan saluran pencernaan.
c.
Pangkal tenggorokan (laring), terdiri dari lempengan-lempengan tulang
rawan.
d. Batang tenggorok (trakea),
berupa saluran berongga dengan dinding dari cincin-cincin tulang rawan.
e. Cabang batang tenggorok
(bronkus), merupakan per-cabangan trakea menuju paru-paru kiri dan paru-paru
kanan. Bronkus bercabang-cabang lagi membentuk bronkiolus.
f. Paru-paru (pulmo), jumlahnya
sepasang dan terletak di rongga dada. Paru-paru merupakan tempat terjadinya
pertukaran gas yaitu oksigen dan karbon dioksida.
2. Proses Pernapasan
Proses masuk (inspirasi) dan
keluarnya udara (ekspirasi) pada pernapasan berkaitan erat dengan perbedaan
volume dan tekanan udara. Proses inspirasi dan ekspirasi diatur oleh kerja
otot-otot diafragma dan otot-otot antartulang rusuk. Mekanisme pernapasan pada
manusia ada dua macam yaitu pernapasan perut dan pernapasan dada.
a. Pernapasan dada
Otot antartulang rusuk mengalami
kontraksi (tegang), volume rongga dada bertambah sehingga tekanan udara di
paru-paru lebih kecil dibanding tekanan udara di atmosfer. Akibatnya udara luar
masuk ke dalam paru-paru (fase inspirasi). Kemudian otot antartulang rusuk
kembali relaksasi (kendur), volume rongga dada berkurang sehingga tekanan udara
di paru-paru lebih besar dibandingkan di atmosfer, akibatnya udara keluar dari
paru-paru ke atmosfer (fase ekspirasi).
b. Pernapasan perut
Otot diafragma kontraksi
(tegang), sehingga diafragma men-datar dan volume rongga dada membesar.
Akibatnya tekanan udara di paru-paru lebih kecil dari tekanan udara luar sehingga
udara masuk ke paru-paru (fase inspirasi). Kemudian otot diafragma kembali
relaksasi (kendur), sehingga diafragma melengkung ke atas dan volume rongga
dada mengecil, akibatnya tekanan udara membesar sehingga udara keluar dari
paru-paru (fase ekspirasi).
MATERI :SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA
Peredaran darah manusia merupakan
peredaran darah tertutup dan ganda atau rangkap. Peredaran darah tertutup
artinya dalam peredarannya darah selalu mengalir di dalam pembuluh darah.
Peredaran darah ganda artinya dalam satu kali beredar, darah melalui jantung
sebanyak dua kali sehingga terdapat peredaran darah besar dan peredaran darah
kecil. Peredaran darah kecil yaitu peredaran darah yang dimulai dari jantung
menuju ke paru-paru, kemudian kembali ke jantung. Peredaran darah besar yait u
peredaran darah dari bilik kiri jantung ke seluruh tubuh, kemudian kembali ke
serambi kanan jantung.
2. Darah
Darah manusia berwarna merah
karena mengandung hemoglobin. Jika darah diendapkan dengan sentrifugasi, maka
darah akan terpisah menjadi bagian yang cair dan bagian yang padat. Bagian
darah yang cair disebut plasma, sedangkan bagian yang padat terdiri dari
sel-sel darah.
a. Plasma
Plasma darah menyusun 55% dari
keseluruhan darah, di dalamnya terlarut berbagai zat. Plasma tersusun dari air
91% dan zat terlarut 9%. Zat terlarut terdiri dari protein plasma, garam
mineral, enzim, hormon, gas, dan zat organik lain b. Sel-Sel Darah Sel-sel
darah mencakup 45% dari total darah, terdiri dari sel darah merah (eritrosit),
sel darah putih (leukosit), dan keping-keping darah (trombosit). Warna merah pada darah disebabkan adanya
hemoglobin dalam eritrosit.
1) Eritrosit, berfungsi untuk mengangkut hemoglobin yang berperan
sebagai pembawa oksigen dan karbon dioksida. Bentuk eritrosit bikonkaf dan
tidak berinti. Eritrosit dibentuk di sumsum merah, masa hidupnya 4 bulan atau
120 hari. Produksi sel darah merah setiap detiknya mencapai 2 juta sel.
Eritrosit yang telah tua dan rusak dirombak di dalam limpa. Jumlah eritrosit
normal pada orang dewasa adalah 4,7 – 5,3 juta/mm3.
2) Leukosit, berfungsi dalam sistem pertahanan tubuh dan kekebalan,
yaitu membunuh dan memakan mikro-organisme dan zat asing yang masuk ke dalam
tubuh. Bentuk leukosit tidak tetap karena bersifat amoeboid, diapedesis, dan fagositosis.
Amoeboid artinya dapat bergerak bebas. Karena bergerak bebas, leukosit dapat
menembus dinding pembuluh kapiler, disebut sifat diapedesis. Leukosit juga
bersifat fagositosis, yaitu dapat membunuh kuman dengan cara memakannya.
3) Trombosit, berperan dalam
pembekuan darah ketika terjadi luka. Jumlah trombosit sekitar 300.000 per mm3
darah.
MATERI: JARINGAN TUMBUHAN
1. Jenis-Jenis Jaringan pada
Tumbuhan
Setiap alat tubuh tumbuhan
tersusun oleh tiga jaringanpokok, yaitu jaringan epidermis, jaringan parenkim,
danjaringan pengangkut. Selain itu di beberapa bagian tumbuhanterdapat jaringan
penguat yang berkembang dari sel-sel jaringanparenkim. Sesuai dengan namanya,
jaringan penguat berfungsiuntuk memperkuat struktur tumbuhan. Jaringan lainnya
yangterdapat pada tumbuhan adalah jaringan meristem.
a. Jaringan Meristem
Jaringan meristem terdiri dari
sel-sel yang senantiasamembelah. Jaringan meristem terdapat di ujung batang
danujung akar dan disebut meristem apikal atau meristemprimer.
b. Jaringan Epidermis
Jaringan epidermis terdiri dari
sel-sel epidermis yang tersusunrapat dan tanpa rongga antarsel. Biasanya hanya
terdiri darisatu lapisan sel. Epidermis berfungsi sebagai pelindung bagi jaringan-jaringan
yang ada di bawahnya.
c. Jaringan Parenkim
Jaringan parenkim terdiri dari
sel-sel yang telah dewasa.Walaupun demikian, sel-sel parenkim masih
dapatmembelah. Fungsi sel parenkim adalah sebagai penyimpancadangan makanan,
tempat fotosintesis, penutupan luka,regenerasi, dan penyusun utama berbagai
alat tubuh atauorgan tumbuhan.
d. Jaringan Pengangkut
Jaringan pengangkut pada tumbuhan
terdiri dari xilem danfloem.
1) Xilem atau pembuluh kayu,
susunan jaringannyakompleks, terdiri dari beberapa tipe sel. Penyusun
utamajaringan xilem adalah trakea dan trakeid. Sel-sel iniberfungsi sebagai
pengangkut air dan zat-zat yang terlarutdi dalamnya dari akar menuju daun.
2) Floem atau pembuluh tapis,
pada batang dikotil terletakdi sebelah luar xilem. Fungsinya untuk
mengantarkanhasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tubuhtumbuhan. Floem
disebut pula pembuluh tapis karenaterdapat sel-sel tapis yang mirip saringan
e. Jaringan Penguat
Jaringan penguat berfungsi untuk
mendukung kokohnyastruktur berbagai bagian tumbuhan. Jaringan penguat
terdiridari kolenkim dan skelerenkim.
1) Kolenkim, sel-selnya memiliki
dinding yang tipis denganpenebalan di sudut-sudut sel. Bentuk selnya
bervariasi,berfungsi sebagai penyokong bagian-bagian tumbuhan.Misalnya terdapat
pada batang, tangkai daun, dan bunga.
2) Sklerenkim, sel-selnya
mengalami penebalan di seluruhbagian sel. Sklerenkim dapat berasal dari
kolenkim yangmengalami penebalan lebih lanjut. Contohnya terdapatpada tempurung
kelapa, kulit biji, dan tangkai buah
Susunan Jaringan di Akar, Batang,
dan Daun
a.
Susunan Jaringan di Akar
Jaringan meristem terdapat di
ujung akar yang diikuti dengandaerah pemanjangan. Di ujung akar terdapat tudung
akar/kaliptra. Tudung akar terdiri dari sel-sel parenkim yangberdinding tipis.
Fungsinya adalah sebagai pelindungjaringan meristem dan mengatur arah pertumbuhan
akar.
b.
Susunan Jaringan di Batang
Pada batang
yang sudahdewasa, stomata menghilang dan digantikan dengan lentisel.Lentisel
merupakan pori penghubung ruang antarsel dalambatang dengan udara lingkungan.
Di sebelah dalamepidermis terdapat korteks.
Korteks tersusun dari jaringanparenkim.
MATERI : FOTOSINTESIS
Fotosintesis
merupakan proses pemanfaatan energi matahari yang dilakukan oleh tumbuhan hijau
untuk mengubah bahan kimia anorganik menjadi bahan makanan. Cahaya
matahari yang digunakan dalam proses fetosintesis adalah spektrum cahaya
tampak, dari ungu sampai merah. Selama proses fotosintesis dihasilkan
karbohidrat dan oksigen. Volume oksigen sebagai hasil proses fotosintesis dapat
diukur. Oleh sebab itu, untuk mengetahui tingkat produksi fotosintesis dapat
dilakukan dengan mengukur volume oksigen yang dikeluarkan dari tubuh tumbuhan.
Fotosintesis hanya berlangsung
pada sel yang memiliki pigmen fotosintetik. Peristiwa terjadinya fotosintesis
berlangsung pada kloroplas. Kloroplas merupakan suatu organela yang di dalamnya
terdapat zat hijau daun atau klorofil. Klorofil mampu menyerap spektrum warna
yang dipancarkan oleh sinar matahari. Kloroplas terdapat pada jaringan pagar
dan jaringan bunga karang.
Skema berlangsungnya fotosintesis
dapat kamu lihat pada gambarberikut.
Laju fotosintesis dipengaruhi
oleh beberapa faktor. Beberapa faktor utama yang menentukan laju otosintesis adalah sebagai berikut.
1. Intensitas cahaya
Laju fotosintesis mencapai
puncaknya pada saat terdapat banyak cahaya.
2. Konsentrasi karbon dioksida
Semakin banyak karbon dioksida di
udara, jumlah bahan yang dapat digunakan tumbuhan untuk Belangsungkan fotosintesis juga semakin
banyak.
3. Suhu
Suhu sangat berperan di dalam
segala jenis reaksi biokimia di dalam tubuh tumbuhan terutama yang melibatkan
kerja enzim. Enzim-enzim yang bekerja di dalam proses fotosintesis hanya akan
dapat bekerja pada suhu yang optimal. Pada umumnya laju fotosintensis akan
meningkat beriringan dengan meningkatnya suhu sampai pada batas toleransi enzim
4. Kadar air
Air mempunyai peran vital pada
proses fotosintesis. Kekurangan air atau kekeringan dapat menyebabkan stomata
atau mulut daun menutup sekaligus
menghambat penyerapan karbon dioksida sehingga akan mengurangi laju fotosintesis.
5. Kadar hasil fotosintesis
(fotosintat)
Apabila kadar fotosintat, misalnya karbohidrat berkurang
maka laju fotosintesis akan meningkat. Namun, apabila kadar fotosintat
bertambah maka laju fotosintesis akan berkurang.
MATERI : GERAK TANAMAN
Gerak tumbuhan umumnya sangat
lambat sehingga perlu ketelitian tinggi untuk dapat mengamatinya. Gerak pada
tumbuhan terbagi menjadi tiga yaitu gerak endonom, esionom, dan higroskopis.
1. Gerak Endonom
Gerak endonom adalah gerak yang
tidak diketahui penyebab luarnya. Gerak ini dikenal pula sebagai gerak spontan
karena tumbuhan melakukan gerakan secara spontan tanpa perlu adanya rangsangan
dari luar. Contoh gerak endonom ini adalah gerak pertumbuhan daun dan gerak
rotasi sitoplasma (siklosis) pada sel-sel daun Hydrilla verticillata yang dapat
dideteksi dari gerak sirkulasi klorofil di dalam sel.
2. Gerak Esionom
Gerak esionom adalah gerak
tumbuhan yang disebabkan oleh adanya rangsangan dari lingkungan sekitar.
Berdasarkan jenis rangsangannya, gerak esionom dapat dibedakan menjadi tiga,
yaitu tropisme, taksis, dan nasti
a. Gerak Tropisme
Tropisme adalah gerak sebagian
organ tumbuhan yang disebabkan oleh rangsangan dari luar dan arah geraknya
dipengaruhi oleh arah datangnya rangsang. Tropisme berasal dari kata Yunani
yaitu trope yang artinya belokan. Tropisme biasanya diberi nama sesuai dengan
jenis rangsangannya. Gerak tropisme yang mendekati arah rangsang disebut
tropisme positif sedangkan gerak tropisme yang menjauhi rangsang disebut
tropisme negatif.
1) Geotropisme/gravitropisme,
adalah gerak tropisme yang dipengaruhi oleh rangsangan gaya gravitasi bumi.
Charles Darwin adalah orang yang pertama kali mencatat bahwa gerak pertumbuhan
akar adalah geotropisme positif karena
searah dengan gaya gravitasi bumi. Sedangkan
pertumbuhan batang termasuk geotropisme negatif, karena arahnya
berlawanan dengan arah gravitasi bumi.
2) Hidrotropisme, adalah gerak
tropisme yang dipengaruhi oleh rangsangan kelembapan atau air. Makhluk hidup
memiliki kecenderungan untuk mendekati atau menjauhi air. Tentu kamu mengetahui
bahwa pertumbuhan akar umumnya menuju ke sumber air.
3) Tigmotropisme, adalah gerak
tropisme yang dipengaruhi oleh rangsangan sentuhan atau kontak fisik dengan
benda padat. Tumbuhan merambat umumnya tumbuh lurus terus-menerus hingga ujung
batangnya menyentuh sesuatu. Kontak itu membuat lengkungan pada tum-buhan. Sel
pada bagian yang bersentuhan dengan benda lain perkembangannya lebih lambat
dibandingkan dengan bagian yang tidak tersentuh, sehingga pertum-buhannya
menjadi melengkung. Contoh gerak tigmo-tropisme adalah gerak membelit sulur
tumbuhan markisa dan mentimun.
4) Fototropisme/heliotropisme,
adalah gerak tropisme yang dipengaruhi oleh rangsangan cahaya. Umumnya arah
tumbuh tumbuhan dipengaruhi oleh cahaya, khususnya cahaya matahari. Pertumbuhan
yang mendekati sumber cahaya disebut
fototropisme positif sedangkan per-tumbuhan yang menjauhi cahaya (menuju
kegelapan) disebut fototropisme negatif
atau skototropisme. Contoh fototropisme
negatif adalah pada Monstera sp yang pertumbuhannya mendekati daerah yang
gelap. Akar biasanya memperlihatkan fototropisme negatif, meskipun geotropisme
lebih berperan dalam pertumbuhannya.
5) Kemotropisme, adalah gerakan
yang dipengaruhi oleh rangsangan bahan kimiawi. Contoh adalah gerak pertumbuhan
buluh serbuk sari menuju bakal buah saat berlangsungnya pembuahan.
b. Gerak Taksis
Gerak taksis adalah gerak seluruh
bagian tumbuhan yang arahnya dipengaruhi oleh sumber rangsangan. Gerak taksis
biasanya dilakukan oleh organisme uniseluler. Berdasarkan jenis rangsangannya,
taksis dapat dibedakan menjadi kemotaksis dan fototaksis.
1) Kemotaksis, yaitu gerak taksis yang dipengaruhi oleh
rangsangan berupa bahan kimia. Contohnya adalah gerak pada sel sperma tumbuhan
berbiji tertutup yang menuju sel telur karena adanya rangsangan senyawa kimia
yang diproduksi oleh sel telur. Arkegonium tumbuhan paku juga menghasilkan
protein serupa untuk merangsang sel sperma bergerak secara kemotaksis
mendekatinya agar terjadi pembuahan.
2) Fototaksis, yaitu gerak taksis
yang dipengaruhi rangsang berupa cahaya. Contoh gerakan kloroplas pada
Spirogyra yang bergerak ke daerah yang terkena cahaya. Gerak ganggang hijau
uniseluler Euglena dan Clamidomonas ke tempat yang lebih terang juga
termasuk fototaksis.
c. Gerak Nasti
Nasti adalah gerak sebagian
tumbuhan akibat rangsangan dari luar, tetapi arah geraknya tidak dipengaruhi
oleh arah datangnya rangsang. Gerak nasti dibedakan menjadi lima macam, yaitu
sebagai berikut
1) Niktinasti, yaitu
gerak tidur daun tanaman Leguminosae
(kacang-kacangan) menjelang petang akibat perubahan tekanan turgor pada tangkai
daun. Perubahan ini disebabkan karena rangsangan suasana yang gelap.
2) Fotonasti, yaitu gerak nasti
yang sumber rangsangannya berupa cahaya, misalnya mekarnya bunga pukul empat
(Mirabilis jalapa) pada sore hari karena telah memperoleh periode terang yang
cukup dari cahaya matahari.
3) Seismonasti/tigmonasti, adalah gerak yang dipengaruhi oleh
getaran/sentuhan. Contoh paling mudah adalah gerak menutupnya daun putri malu
(Mimosa pudica) saat tersentuh. Gerak ini disebabkan adanya perubahan takanan
turgor pada tangkai daun.
4) Termonasti, adalah gerak nasti
yang sumber rangsangnya berupa suhu. Misalnya mekarnya bunga tulip pada
hari-hari yang hangat pada musim semi.
5) Nasti kompleks,
yaitu gerak nasti yang sumber rangsangnya lebih dari satu. Contoh gerak
ini adalah membuka menutupnya stomata karena pengaruh kadar air, cahaya, suhu,
dan zat kimia.
MATERI : HAMA DAN PENYAKIT
TANAMAN
1. Hama Tanaman
Hama adalah semua binatang yang
mengganggu dan merugikan tanaman yang dibudidayakan manusia. Hewan yang
termasuk hama dikelompokkan ke dalam beberapa golongan, yaitu sebagai berikut.
a. Mamalia, misalnya musang,
tupai, tikus, dan babi hutan.
b. Aves, misalnya burung dan
ayam.
c. Serangga, misalnya belalang,
wereng, dan kumbang.
d. Molusca, misalnya siput dan
bekicot.
Beberapa contoh hama yang sering
kamu jumpai dalam kehidupan sehari-hari adalah sebagai berikut.
a. Belalang setan (Aularches miliaris), menyebabkan kerusakan
terhadap tanaman besar, misalnya berbagai jenis pisang, kelapa, pinang, dan
jeruk.
b. Lalat buncis (Agromyza
phaseoli), menyebabkan kerusakan pada bagian batang, daun, dan buah tanaman
buncis. Lalat ini biasanya membuat saluran-saluran di daun, batang, dan tangkai
daun. Dengan adanya saluran ini tanaman menjadi layu. Tanaman yang masih muda
dapat mati, sedangkan tanaman yang telah tua akan terhambat pertumbuhannya.
c. Tungau bercak dua (Tetranichus
urticae), memakan hampir semua jenis tanaman budidaya seperti buncis, kacang
tanah, mentimun, semangka, apel, jeruk, dan jagung. Tanaman yang diserang oleh
tungau daunnya akan menjadi bercak-cercak dan berwarna kekuningan.
d. Hama penggerek umbi kentang.
Hama pada umbi kentang ini adalah ulat berwarna kelabu Phthorimaea aperculella
dengan panjang tubuh 1 cm, yang akan tumbuh menjadi ngengat berwarna kelabu.
e. Hama pemakan daun kubis. Hama
yang menyerang daun kubis adalah ulat berwarna hijau muda, berbulu hitam,
kepala kekuningan dengan bercak-bercak gelap, dan ukuran tubuhnya sekitar 9 mm.
f. Hama pada bawang putih, berupa
ulat berwarna hijau atau cokelat tua dengan garis kekuningan, tubuhnya
berukuran 25 mm. Bawang putih yang terkena hama daunnya berlubang dan ada bekas
gigitan berwarna putih atau daun menjadi berselaput tipis dan layu.
g. Hama penggerek buah mangga,
berupa ulat dengan warna tubuh berselang-selang merah dan putih dan ulat
cokelat kehitaman. Buah mangga yang terserang hama menjadi berlubang-lubang dan
di sekitarnya terdapat kotoran yang meleleh dari dalam. Lubang ini dapat
menembus sampai ke biji. Jika buah dibelah, maka bagian dalamnya sudah rusak
dan busuk.
h. Hama tikus, sering menyerang
tanaman padi dan palawija.
i. Belalang, juga sering
menyerang tanaman padi.
j. Burung pipit, dalam jumlah
yang besar dapat menyerang tanaman padi dengan memakan biji padi yang
menimbul-kan kerugian yang tidak sedikit.
k . Hama wereng, selain sebagai
hama tanaman padi, wereng juga menjadi vektor penyebar virus penyebab penyakit
tungro.
l. Babi hutan, menyerang tanaman
budidaya terutama umbi-umbian.
m. Kera, menyerang tanaman
budidaya buah-buahan dan sayuran
2. Penyakit pada Tanaman
Tanaman dikatakan sakit apabila
ada perubahan atau gangguan pada organ-organ tanaman. Tanaman yang sakit
menyebabkan pertumbuhan dan perkembangannya tidak normal. Penyakit tanaman
disebabkan oleh mikroorganisme misalnya jamur, virus, dan bakteri. Selain itu
penyakit tanaman dapat disebabkan karena kekurangan salah satu atau beberapa
jenis unsur hara.
Beberapa contoh penyakit yang
menyerang tumbuhan adalah sebagai berikut.
a. Penyakit layu cabai. Penyakit
ini disebabkan oleh bakteri. Cabai yang terkena penyakit ini mempunyai
ciri-ciri daunmuda layu diikuti dengan menguningnya daun-daun tua.
b. Penyakit hawar daun kentang.
Disebabkan oleh jamur,gejalanya pada tepi-tepi daun ditemukan
bercak-bercakterutama pada suhu rendah, kelembapan tinggi, dan curahhujan
tinggi.
c. Penyakit busuk daun bawang
merah. Disebabkan oleh jamur,gejalanya di dekat ujung daun timbul bercak hijau
pucat, dipermukaan daun berkembang jamur berwarna putih ungu,daun menguning,
layu, dan mengering. Daun yang telahmati akan berwarna putih dan banyak
terdapat jamur hitam.
d. Penyakit tungro pada tanaman
padi. Penyakit ini menyebab-kan padi tumbuh kerdil dan tidak normal. Disebabkan
olehvirus tungro dengan perantaraan wereng.
e. Penyakit mosaik, banyak
menyerang tanaman tembakauyang disebabkan oleh virus TMV (Tobacco Mosaic
Virus).
MATERI : BAHAN KIMIA DALAM KEHIDUPAN
Bahan Kimia Rumah Tangga
1. Pengelompokan Bahan Kimia
Rumah Tangga
Bahan kimia rumah tangga dapat
kita kelompokkan menjadiempat kelompok yaitu pembersih, pemutih, pewangi,
danpembasmi serangga.
a. Pembersih
Pembersih berfungsi untuk
membersihkan berbagai bendadi rumah tangga dari kotoran. Ada beberapa jenis
bahankimia yang dapat digunakan sebagai pembersih. Misalnya,pembersih badan,
pembersih rambut, pembersih motor danmobil, pembersih piring, pembersih baju,
serta pembersihlantai. Pembersih dikenal secara umum dengan detergen.Fungsi detergen adalah membantu melarutkan lemak atauminyak.
Sabun adalah bahan kimia yang terbuat dari bahan
alam,seperti minyak dan lemak yang direaksikan dengan bahankimia lain yang
disebut basa. Contoh bahan kimia basa, yaitukalium hidroksida (KOH)
dan natrium hidroksida (NaOH).Adapun detergen adalah
senyawa kimia bernama alkylbenzene
sulfonat (ABS) yang direaksikan dengan natriumhidroksida (NaOH).
Bahan ABS diperoleh dari pengolahanminyak bumi. Perbedaan detergen dengan sabun
antara laindaya cuci detergen lebih kuat dibandingkan sabun dandetergen dapat
bekerja pada air sadah.
b. Pemutih
Produk pemutih berfungsi untuk
memutihkan pakaianputih yang terkena noda yang susah dibersihkan
denganpembersih biasa. Selain untuk memutihkan pakaian, adapula produk pemutih
yang berfungsi untuk memutihkanwajah atau tubuh. Bahan aktif pemutih adalah
hipoklorit. Misal pada bahanpemutih berupa serbuk mengandung hipoklorit
Ca(ClO2)yang biasanya dikenal kaporit, dan larutan pemutihmengandung natrium
hipoklorit (NaClO).
c. Pewangi
Produk pewangi digunakan untuk
mengharumkan ruanganatau tubuh. Produk pewangi ada yang berbentuk cair,
sepertipengharum tubuh, ruangan, dan pakaian. Produk pewangicair ini digunakan
dengan cara menyemprotkannya kebagian-bagian tubuh dan ruangan atau merendam
pakaiandalam cairan pewangi. Selain yang berbentuk cair, ada jugayang berbentuk
padat, seperti kapur barus. Cara meng-gunakan produk pewangi yang berwujud
padat, yaitudengan menyimpannya di ruangan terbuka. Aroma yangdigunakan dalam
pewangi biasanya aroma bunga atau buah.
Aroma khas dari bahan pewangi
umumnya berasal dariaroma buah-buahan dan bunga. Untuk mendapatkan
aromabuah-buahan dan bunga dapat dilakukan denganmengekstrak langsung
buah-buahan atau bunga yangdiinginkan. Akan tetapi, cara seperti ini
membutuhkan biayayang sangat besar sehingga kebanyakan bahan pewangidibuat
secara sintetik dengan meniru senyawa yang terdapatdalam bunga dan buah-buahan.
d. Pembasmi Serangga
Produk pembasmi serangga atau
insektisida digunakanuntuk membunuh serangga yang merusak atau
mengganggumanusia, seperti nyamuk, lalat, dan kecoa. Sebagian besarproduk
pembasmi serangga yang beredar di pasaran adalahuntuk membasmi nyamuk. Produk
ini biasa dikenal dengansebutan ‘obat nyamuk’. Tahukah kamu produk-produk
yangdapat digunakan untuk membasmi nyamuk atau serangga?Produk pembasmi
serangga ini ada yang berbentuk padatdan cair. Produk pembasmi serangga cair
digunakan dengancara menyemprotkannya ke seluruh ruangan yang Banyak.
Produk pembasmi serangga sangat
beraneka ragam.Serangga yang paling sering mengganggu adalah nyamuk.Biasanya
bahan kimia yang terdapat pada pembasmiserangga terdiri atas senyawa karbamat,
fosfat, dan klorin.
Bahan Kimia dalam Bahan Makanan
Apakah yang dimaksud zat
aditifdan apa saja yang termasuk zat aditif?Zat aditif adalah bahan kimia yang dicampurkan ke
dalammakanan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas makan-an, menambahkan
kelezatan, dan mengawetkan makanan.
Penggunaan zat aditif sebenarnya
sudah dimulai sejak ribuantahun yang lalu. Nenek moyang kita telah menggunakan
garamuntuk mengawetkan daging dan ikan, serta rempah-rempahuntuk melezatkan
makanan. Zat aditif yang digunakan sebagaipewarna telah digunakan untuk memberi
warna kuning padamentega sejak abad ke-14. Penduduk Asia juga sudah
meng-gunakan sejenis bahan penyedap seperti
monosodium glutamat(MSG) atau biasa disebut vetsin.
Berdasarkan asalnya, bahan aditif
pada makanan dibedakanmenjadi dua, yaitu alami dan buatan.
1. Bahan Kimia Tambahan Alami
pada Makanan
Sejak dulu nenek moyang kita
sudah menggunakan bahantambahan untuk memberi warna, pemanis, pengawet,
danpenyedap. Nah, bahan kimia tambahan alami apa saja yangdigunakan dalam
makanan?
a. Bahan Pewarna Alami
Pernahkah kamu makan nasi kuning?
Dari mana asalnyawarna kuning pada nasi kuning? Warna kuning itu berasaldari
bumbu masakan yang disebut kunyit.Bahan pewarna alami lain yang juga sering
digunakan, antaralain seperti berikut.
1) daun pandan dan daun suji
untuk menghasilkan warnahijau;
2) gula merah dan karamel untuk
menghasilkan warnacokelat;
3) cabai, tomat, dan paprika
untuk menghasilkan warnamerah.
Pewarna alami lebih aman
dikonsumsi tetapi macamnyaterbatas, dan sulit untuk memperolehnya dalam
jumlahbesar sehingga industri makanan lebih senang menggunakanpewarna sintetis.
b. Bahan Pemanis Alami
Jika kamu ingin membuat air teh
yang manis, bahan apayang ditambahkan ke dalam air teh? Kamu pasti
akanmenambahkan gula pasir. Gula pasir merupakan salah satucontoh bahan pemanis
alami yang sering digunakan dalamrumah tangga.
Terbuat dari apakah gula pasir
dan gula merah itu? Gulapasir diolah dari tanaman tebu, sedangkan gula merahdiolah dari pohon kelapa atau
aren.Zat pemanis alami yang biasa
digunakan, dibedakanmenjadi dua, yaitu sebagai berikut.
1) Pemanis nutritif
Pemanis nutritif adalah pemanis
alami yang menghasilkankalori. Pemanis nutritif berasal dari tanaman
(sukrosa/gula tebu, gula bit, xylitol dan fruktosa), dari hewan(laktosa, madu),
dan dari hasil penguraian karbohidrat(sirop glukosa, dekstrosa,
sorbitol).Kelebihan pemanis ini dapat mengakibatkan obesitas,karena kandungan
kalorinya yang tinggi.
c. Bahan Pengawet Alami
Bahan pengawet alami yang sering
digunakan adalah garam,cuka, dan gula. Bahan pengawet alami ini digunakan
untukmengawetkan makanan agar selalu berada dalam kondisi baik.Metode
pengawetan menggunakan garam dapur (NaCl)telah dilakukan masyarakat luas selama
bertahun-tahun.Larutan garam yang masuk ke dalam jaringan diyakinimampu
menghambat pertumbuhan aktivitas bakteriNpenyebab busuk, sehingga makanan
tersebut jadi lebih awet
d. Bahan Penyedap Alami
Bahan penyedap alami yang sering
digunakan untuk me-nimbulkan rasa gurih pada makanan, antara lain santankelapa,
susu sapi, dan kacang-kacangan. Selain itu, bahanpenyedap lainnya yang biasa
digunakan sebagai bumbumasakan, antara lain lengkuas, ketumbar, cabai, kayu
manis,dan pala.Tujuan ditambahkannya penyedap adalah meningkatkancita rasa
makanan, mengembalikan cita rasa makanan yangmungkin hilang saat pemprosesan
dan memberi cita rasatertentu pada makanan.
Bahan Kimia Tambahan Buatan pada
Makanan
a. Bahan Pewarna Buatan
Bahan pewarna yang masih
diperbolehkan untuk dipakaiyaitu amarant (pewarna merah), tartrazine (pewarna
kuning),erythrosine (pewarna merah), fast green FCF (pewarna hijau),sunset
yellow (pewarna kuning), dan brilliant blue (pewarnabiru).
b. Bahan Pemanis Buatan
Pemanis buatan adalah bahan
tambahan makanan buatanyang ditambahkan pada makanan atau minuman
untukmenciptakan rasa manis. a. AspartamAspartam mempunyai nama kimia aspartil
fenilalaninmetil ester, merupakan pemanis yang digunakan dalamproduk-produk
minuman ringan. Aspartam merupakanpemanis yang berkalori sedang. Tingkat
kemanisan dari aspartam 200kali lebih manis daripada gula pasir. Aspartam dapat
terhidrolisis ataubereaksi dengan air dan kehilangan rasa manis, sehingga lebih
cocokdigunakan untuk pemanis yang berkadar air rendah.
b. Sakarin
Sakarin merupakan pemanis buatan
yang paling tua. Tingkatkemanisan
sakarin kurang lebih 300 kali lebih manis dibandingkan gulapasir. Namun,
jika penambahan sakarin terlalu banyak justru menimbulkanrasa pahit dan getir.
Es krim, gula-gula, es puter, selai, kue kering, danminuman fermentasi biasanya
diberi pemanis sakarin. Sakarin sangatpopuler digunakan dalam industri makanan
dan minuman karenaharganya yang murah. Namun penggunaan sakarin tidak boleh
me-lampaui batas maksimal yang
ditetapkan, karena bersifat karsogenik(dapat memicu timbulnya kanker).
c. Siklamat
Siklamat terdapat dalam bentuk
kalsium dan natriumsiklamat dengan tingkat kemanisan yang dihasilkan kurang
lebih30 kali lebih manis daripada gula pasir. Makanan dan minumanyang sering
dijumpai mengandung siklamat antara lain: eskrim, es puter, selai, saus, es
lilin, dan berbagai minumanfermentasi. Beberapa negara melarang penggunaan
siklamatkarena diperkirakan mempunyai efek karsinogen. Batasmaksimum penggunaan
siklamat adalah 500–3.000 mg perkg bahan makanan.
d. Sorbitol
Sorbitol merupakan pemanis yang
biasa digunakan untuk pemaniskismis, selai dan roti, serta makanan lain.
2. Pengawet Buatan
Pengawet buatan ini ada berbagai
macam, antara lain:
a. Asam asetat
Asam asetat dikenal di kalangan
masyarakat sebagaiasam cuka. Bahan ini menghasilkan rasa masam dan
jikajumlahnya terlalu banyak akan mengganggu selera karenabahan ini sama dengan
sebagian isi dari air keringat kita. Asamasetat sering dipakai sebagai
pelengkap ketika makan acar,mi ayam, bakso, atau soto. Asam asetat mempunyai
sifatantimikroba. Makanan yang memakai pengawet asam cukaantara lain acar, saos
tomat, dan saus cabai.
b. Benzoat
Benzoat banyak ditemukan dalam
bentuk asam benzoat maupunnatrium benzoat (garamnya). Berbagai jenis soft drink
(minuman ringan),sari buah, nata de coco, kecap, saus, selai, dan agar-agar
diawetkandengan menggunakan bahan jenis ini.
c. Sulfit
Bahan ini biasa dijumpai dalam
bentuk garam kalium atau natriumbisulfit. Potongan kentang, sari nanas, dan
udang beku biasa diawetkandengan menggunakan bahan ini.
d. Propil galat
Digunakan dalam produk makanan
yang mengandung minyak ataulemak dan permen karet serta untuk memperlambat
ketengikan padasosis. Propil galat juga dapat digunakan sebagai antioksidan.
e . Propianat
Jenis bahan pengawet propianat
yang sering digunakan adalah asampropianat dan garam kalium atau natrium
propianat. Propianat selainmenghambat kapang juga dapat menghambat
pertumbuhan bacillusmesentericus yang
menyebabkan kerusakan bahan makanan. Bahanpengawetan produk roti dan keju
biasanya menggunakan bahan ini.
f. Garam nitrit
Garam nitrit biasanya dalam
bentuk kalium atau natrium nitrit. Bahanini terutama sekali digunakan sebagai
bahan pengawet keju, ikan, daging,dan juga daging olahan seperti sosis, atau
kornet, serta makanan keringseperti kue
kering. Perkembangan mikroba dapat dihambat denganadanya nitrit ini. Misalnya,
pertumbuhan clostridia di dalam daging yangdapat membusukkan daging.
g. Sorbat
Sorbat yang terdapat di pasar ada
dalam bentuk asam atau garamsorbat. Sorbat sering digunakan dalam pengawetan
margarin, sari buah,keju, anggur, dan acar. Asam sorbat sangat efektif dalam
menekanpertumbuhan kapang dan tidak memengaruhi cita rasa makanan padatingkat
yang diperbolehkan.
2. Penyedap Buatan
Penyedap buatan yang paling
banyak digunakan dalammakanan adalah vetsin atau monosodium glutamat (MSG)
yangsering juga disebut sebagai micin. MSG tidak berbau danrasanya merupakan
campuran rasa manis dan asin yang gurih.Mengonsumsi MSG secara berlebihan akan
menyebabkantimbulnya gejala-gejala yang dikenal sebagai Chinese Restaurant
Syndrome. Tanda-tandanya antara lain
berupa munculnyaberbagai keluhan seperti pusing kepala, sesak napas,
wajahberkeringat, kesemutan pada bagian leher, rahang, danpunggung.
MATERI : ZAT PSIKOTROPIKA DAN
NARKOTIKA
Narkotika dalam bahasa Yunani
disebut narkose yang artinyabeku, lumpuh, dan dungu. Narkotika berasal dari
bahasa Inggrisyaitu narcotics yang berarti obat bius.
Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari
tanamanatau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis yangdapat
menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran,hilangnya rasa nyeri dan dapat
menimbulkan ketergantungan(Undang-Undang No. 22 tahun 1997). Yang termasuk
jenisnarkotika adalah tanaman papaver, opium mentah, opiummasak (candu, jicing,
jicingko), opium, morfin, kokain, ekgonin,tanaman ganja, dan damar ganja.
Zat adiktif adalah bahan-bahan
alamiah, semi sintetismaupun sintetis yang dapat menimbulkan ketagihan
danketergantungan bagi pemakainya. Zat adiktif ini biasa dipakaisebagai
pengganti morfin atau kokain yang dapat menggangguistem saraf pusat.
Kelompok yang termasuk zat adiktif
iniantara lain rokok, minuman keras, serta alkohol yang me-ngandung etil
etanol, inhalen/sniffing (bahan pelarut)
berupazat organik (karbon) yang menghasilkan efek yang sama denganyang
dihasilkan oleh minuman yang beralkohol atau obatanaestetik jika aromanya
dihisap, seperti lem/perekat, aseton,dan eter.
Zat psikotropika adalah zat atau
obat, baik alamiah maupunsintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif
melaluipengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkanperubahan
pada aktivitas mental dan perilaku (Undang-UndangNo. 5/1997). Zat yang termasuk
psikotropika antara lain sedatin(Pil BK), rohypnol, magadon, valium, mandarax,
amfetamin,fensiklidin, metakualon, metifenidat, fenobarbital,
flunitra-zepam,ekstasi, shabu-shabu, dan LSD (Lycergic Alis Diethyl-amide).
1.
Dampak Negatif
a. Dampak
Negatif Asap Rokok
Tahukah kamu,
zat-zat apa saja yang terdapat pada rokoksehingga asap rokok dapat membahayakan
orang yangmenghisapnya? Asap rokok mengandung sekitar 3.800 zatkimia.
Nikotin
merupakan zat insektisida yang berbahaya. Padasebatang rokok terdapat kadar nikotin
antara 8 mg hingga12 mg. Penggunaan nikotin pada dosis rendah menyebab-kan
tekanan darah naik, sakit kepala, meningkatkan sekresigetah lambung yang
menyebabkan sakit maag, muntah-muntah, dan diare. Penggunaan nikotin pada dosis
tinggimenyebabkan keracunan, kejang-kejang,
kesulitan ber-napas, dan berhentinya kerja jantung
Karbon monoksida
(CO) merupakan gas yang tidak ber-warna dan tidak berbau yang dihasilkan dari
pembakarantidak sempurna senyawa karbon.
selain itu tar
pada rokok dapat merusak sel paru-paru,meningkatkan produksi dahak/lendir di
paru-paru danmenyebabkan kanker paru-paru.
Penggunaan Zat Adiktif dan Psikotropika dalamBidang
Kesehatan
Sebenarnya zat adiktif dan psikotropika bermanfaat
dalambidang kesehatan, tetapi dalam dosis yang wajar dan sesuaidengan kebutuhan
pengobatan. Penggunaan zat adiktif danpsikotropika yang berlebihan dan tidak
sesuai dosis dapatmenyebabkan dampak-dampak negatif, seperti yang telah
dijelaskan pada uraian sebelumnya. Berikut ini zat adiktif
danpsikotropika yang digunakan dalam bidang kesehatan.
a. Zat Stimulan
Zat stimulan adalah zat yang merangsang fungsi tubuh
danmeningkatkan kegairahan serta kesadaran sehingga kemam-puan beraktivitas
akan meningkat selama beberapa jam.Jenis zat stimulan, antara lain kafein, kokain,
dan amfetamin.Contoh zat stimulan yang sekarang disalahgunakan
adalahshabu-shabu dan ekstasi.
b. Zat Depresan
Dalam bidang kedokteran, zat depresan adalah zat
yangmenekan sistem saraf pusat dan mengurangi aktivitasfungsional tubuh
sehingga pemakai merasa tenang, bahkanbisa membuat pemakai tidur dan tak
sadarkan diri.Kelebihan dosis zat ini dapat mengakibatkan kematian. Jeniszat
adiktif depresan, antara lain opioda dan
berbagaiturunannya, seperti morfin dan heroin. Contoh yang populeradalah putaw.
c. Zat Narkotika
Dalam bidang kedokteran zat narkotika digunakan sebagaizat
analgesik kuat yang dapat menghilangkan rasa nyeridalam pembedahan. Zat yang
termasuk kelompok narkotikaadalah ganja, opium, dan kokain.
d. Alkohol
No comments:
Post a Comment