Tuesday, 20 January 2015

Ringkasan Materi Ipa Kelas 8




MATERI                : PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN

Pertumbuhan adalah proses pertambahan ukuran yang tidak dapat kembali ke asal (irreversibel), yang meliputi pertambahan volume dam pertambahan massa.
Contohnya bayi yang baru lahir ukurannya  + 45 cm dengan berat badan  + 3 kg. Setelah mengalami pertumbuhan, tinggi badan dapat mencapai lebih dari 150 cm dan berat badan lebih dari 30 kg.
Perkembangan  adalah proses menuju tercapainya kedewasaan.  Contoh ditandai dengan kematangan organ reproduksi sehingga siap untuk menghasilkan keturunan. Perkembangan juga menyebabkan perkembangan psikis dari usia bayi, anak-anak, dan menjadi dewasa.
Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan dapat dibedakan menjadi faktor dari dalam dan faktor dari luar tubuh.
1.       Faktor Dalam (Internal)
a.       Gen
b.      Hormon
2. Faktor Luar (Eksternal)
a. Makanan atau Nutrisi
b. Suhu
Semua makhluk hidup membutuhkan suhu yang sesuai untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangannya. Suhu ini disebut suhu optimum, misalnya suhu tubuh manusia yang normal adalah sekitar 37°C.
c. Cahaya
d. Air dan Kelembapan
e. Tanah

Pertumbuhan dan Perkembangan pada Hewan

Pertumbuhan dan perkembangan pada hewan dapat dibagi menjadi dua bagian yaitu fase embrionik dan fase pascaembrionik.  Fase embrionik adalah pertumbuhan dan perkembangan yang dimulai dari zigot sampai terbentuknya embrio sebelum lahir atau menetas. Sedangkan  fase  pasca-embrionik merupakan pertumbuhan dan perkembangan yang dimulai sejak lahir atau menetas hingga hewan itu dewasa.

1. Fase Embrionik
Zigot terbentuk dari hasil pertemuan ovum dengan sperma (terjadi pembuahan/fertilisasi). Kemudian zigot mengalami pertumbuhan dan perkembangan dalam beberapa tahap, yaitu pembelahan zigot, tahap morula, blastula, gastrula, dan organogenesis.

2.       Fase Pascaembrionik
Pertumbuhan pascaembrionik dimulai ketika hewan lahiratau menetas.

Pada manusia per-kembangan ini ditandai dengan munculnya sifat-sifat kelamin sekunder. Tanda kelamin sekunder pada pria berupa tumbuhnya rambut pada bagian tubuh tertentu, suara besar, tumbuhnya jakun, dan otot-otot tubuh lebih kekar. Tanda kelamin sekunder pada wanita ditandai dengan membesarnya payudara, tumbuhnya rambut pada bagian tubuh tertentu, dan membesarnya pinggul.




Metamorfosis dan Metagenesis
1.       Metamorfosis
Meta-morfosis adalah peristiwa perubahan bentuk tubuh secara bertahap yang dimulai dari larva sampai dewasa.
2.       Metagenesis
Metagenesis adalah proses pergiliran hidup yaitu antara fase seksual dan aseksual. Metagenesis pada tumbuhan dapat diamati dengan jelas pada tumbuhan tak berbiji (paku dan lumut).
Pubertas pada Remaja
Masa pubertas
disebut juga akil balig. Pada masa ini telah tercapai kematangan seksual yaitu sistem reproduksi telah mampu membuat sel-sel kelamin (gamet). Hal ini dipengaruhi oleh produksi  hormon kelamin dan  kelenjar hipofisis.
Ciri-ciri pubertas secara fisik dapat diuraikan sebagai berikut.
a. Ciri kelamin primer
1)      Organ kelamin telah mampu memproduksi sel-sel kelamin. Laki-laki mulai menghasilkan sperma di dalam testis, sedangkan perempuan mulai menghasilkan sel telur di dalam indung telur (ovarium).
2)      Organ kelamin mulai berfungsi. Pada remaja laki-laki ditandai dengan pertama kali mengalami “mimpi basah” yang mengeluarkan sperma atau air mani. Pada pe-rempuan ditandai dengan mengalami menstruasi yang pertama kali.
b. Ciri kelamin sekunder
Pada remaja laki-laki, pubertas ditandai dengan ciri-ciri kelamin sekunder sebagai berikut.
1) Mulai tumbuh jakun.
2) Perubahan suara menjadi lebih besar dan berat.
3) Tumbuh kumis atau jenggot.
4) Tumbuh rambut di dada, kaki, ketiak, dan sekitar organ kelamin.
5) Mulai tampak otot-otot yang berkembang lebih besar dan menonjol.
6) Bahu melebar melebihi bagian pinggul.
7) Perubahan jaringan kulit menjadi lebih kasar dan pori-pori tampak membesar.
8) Kadang-kadang diikuti  dengan  munculnya jerawat di daerah muka.
Pada remaja perempuan, pubertas juga ditandai dengan ciri kelamin sekunder sebagai berikut.
1) Membesarnya payudara dan puting susu mulai timbul.
2) Pinggul melebar.
3) Tumbuh rambut di ketiak dan sekitar organ kelamin.
4) Suara lebih nyaring.
5) Kadang-kadang diikuti munculnya jerawat di daerah muka.
c. Perubahan proporsi tubuh, tampak dari bertambahnya tinggi badan, berat badan, panjang kaki, dan tangan, sehingga ukuran seluruh badan bertambah
MATERI : SISTEM GERAK MANUSIA
1. Rangka
Rangka (skelet) merupakan rangkaian tulang yang mendukung dan melindungi organ tubuh yang lunak. Tulang satu dengan tulang yang lain dihubungkan oleh persendian (artikulasi). Sistem rangka yang terletak di dalam tubuh dan dilindungi oleh kulit dan otot disebut endoskeleton. Fungsi rangkaantara lain sebagai berikut.
a. Memberikan bentuk tubuh dan menegakkan berdirinyatubuh.
b. Melindungi organ yang rusak.
c. Alat gerak pasif.
d. Tempat melekatnya otot.
e. Tempat pembentukan sumsum.
Rangka tubuh manusia tersusun oleh berbagai macamtulang. Tulang dapat dikelompokkan sebagai berikut.
a. Berdasarkan bentuknya, tulang dibedakan menjadi tulangpanjang (pipa), tulang pendek, tulang pipih, dan tulang yangberbentuk tidak beraturan.
1) Tulang panjang (pipa), terdapat pada lengan atas, tulangpaha, tulang betis dan ruas tulang jari. Di dalam ronggatulang pipa berisi sumsum merah.
2) Tulang pendek, terdapat pada ruas-ruas tulang belakang,pergelangan tangan dan pergelangan kaki. Di dalamnyaterdapat sumsum merah yang berfungsi sebagai tempatpembuatan sel darah merah dan sel darah putih.
3) Tulang pipih, terdapat pada tulang rusuk, tulang dada,tulang tempurung kepala, tulang belikat, dan tulangpanggul.
4) Tulang yang bentuknya tidak beraturan, terdapat padatulang wajah dan ruas-ruas tulang belakang.
b. Berdasarkan komponen penyusunnya tulang dibedakanmenjadi tulang rawan dan tulang keras.
1) Tulang rawan (kartilago), ciri-cirinya yaitu terdiri atas sel-sel tulang rawan, bersifat lentur dan elastis, banyakmengandung zat perekat atau kondroblast, dan sedikitzat kapur. Contoh pada tulang hidung, ujung tulang pipa,daun telinga, antarruas tulang belakang, trakea, dan ujungtulang rusuk.
2) Tulang keras, ciri-cirinya yaitu mengandung osteoblasyang menghasilkan zat pengikat di sekitar sel-sel tulang.Osteoblas juga membentuk sel tulang (osteosit). Selainosteoblas juga terdapat osteoklas yang merombak tulangdalam proses pembentukan rongga sumsum tulang. Sel-sel tulang keras menghasilkan suatu senyawa protein yangakan menjadi matriks tulang. Ke dalam matriks tulangitu akan diendapkan zat kapur berupa kalsium karbonat(CaCO3) dan kalsium fosfat (Ca(PO4)2). Oleh karena itumatriks tulang menjadi keras.


2. Hubungan Antartulang (Persendian/Artikulasi)
Persendian ialah tempat perhubungan antara tulang-tulang penyusun rangka tubuh. Tulang hanya dapat dibengkokkan atau diputar di daerah sendi saja karena tulang sendiri terlalu keras untuk dibengkokkan tanpa patah. Secara fungsional sendi dapat dibedakan sebagai berikut.
a. Sendi mati (sinartrosis), yaitu sendi yang tidak memungkin-kan adanya gerak. Contohnya sendi antartulang penyusun tengkorak.
b. Sendi kaku (amphiartrosis), yaitu sendi yang pergerakannya sedikit. Contohnya pada persendian tulang rusuk dan tulang dada.
c. Sendi gerak (diartrosis), yaitu sendi yang pergerakannya bebas. Sendi ini dibedakan menjadi empat macam sebagai berikut.
1) Sendi peluru, merupakan hubungan antara dua tulang yang memungkinkan terjadinya gerakan ke segala arah. Ujung tulang yang satu berbentuk bonggol, sedangkan yang lainnya berbentuk mangkuk sendi. Mangkuk sendi dibalut oleh jaringan ikat sendi dan memiliki cairan sinovial yang berfungsi sebagai pelumas. Misalnya antara gelang panggul dengan tulang paha, antara gelang bahu dengan tulang lengan atas.
2) Sendi engsel, memungkinkan pergerakan ke satu arah seperti gerakan pintu dan jendela. Misalnya sendi pada siku dan lutut.
3) Sendi pelana, yaitu persendian di mana tulang yang satu dapat bergerak kedua arah, misalnya ke depan ke belakang atau ke kiri kanan. Misalnya antara tulang ibu jari dan tulang telapak tangan.
4) Sendi putar, yaitu persendian di mana tulang yang satu berputar mengitari tulang lainnya. Misalnya antara tulang pengumpil dan tulang hasta, antara tulang betis dan tulang kering.
MATERI                : SISTEM PENCERNAAN MANUSIA
1. Alat Pencernaan
Saluran pencernaan tersusun dari mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, dan anus.
a. Rongga Mulut  (Cavum Oris)
Rongga mulut dikelilingi oleh pipi kiri dan pipi kanan danlangit-langit mulut. Dalam rongga mulut terdapat organpencernaan lidah, gigi, dan kelenjar ludah.
1) Lidah, berfungsi untuk memindahkan makanan,mendorong makanan ke kerongkongan, membantumengunyah makanan, berbicara, mengenal bentuk makanan, dan mengecap makanan. Pada lidah terdapatdaerah-daerah yang lebih peka terhadap rasa tertentu,seperti asin, manis, asam, dan pahit.
2) Gigi, berfungsi untuk mencerna makanan secara mekanis.Makanan dihancurkan menjadi partikel yang lebih kecilagar mudah dicerna secara kimiawi dan mudah ditelan.

Berdasarkan bentuk dan fungsinya, gigi manusiadibedakan menjadi empat yaitu  gigi seri (insisivus), gigitaring (kaninus), gigi geraham muka (premolar) dangeraham belakang (molar). Gigi seri berbentuk pahat,berfungsi untuk menggigit atau memotong makanan.Gigi taring berbentuk runcing, berfungsi untuk merobekdan mengoyak makanan.  Gigi  geraham muka dan ge-raham belakang bentuk permukaan rata. Akar gigi yangbercabang tertanam dengan kuat pada gusi.
b. Kerongkongan  (Esofagus)
Fungsi kerongkongan adalah sebagai saluran untukmemindahkan makanan dari mulut ke lambung. Kerong-kongan dapat melakukan gerak  peristaltik, yaitu gerakanmelebar dan menyempit, bergelombang, dan meremas-remas untuk mendorong makanan sedikit demi sedikit kedalam lambung.
c. Lambung  (Ventrikulus)
Lambung merupakan tempat penampungan makananuntuk dicerna secara mekanik dan kimiawi. Lambung terdiridari tiga bagian, yaitu kardiak (dekat esofagus), fundus (bagiantengah), dan pilorus (dekat duodenum).
2.13. Sedangkan fungsi lambung adalah sebagai berikut.
1) Menghasilkan pepsinogen. Pepsinogen merupakanbentuk yang belum aktif (prekursor) dari pepsin, yaituenzim untuk mencerna protein.
2) Dinding lambung menghasilkan asam klorida (HCl) yangberfungsi untuk membunuh mikroorganisme dalammakanan, menciptakan suasana asam dalam lambung,dan mengaktifkan pepsinogen menjadi pepsin. Enzimpepsin berfungsi mengubah molekul protein menjadipotongan-potongan protein (pepton).
3) Permukaan lambung mengeluarkan lendir yangberfungsi untuk melindungi dinding lambung dari HCl.
4) Pada bayi, lambungnya menghasilkan dua enzim, yaiturenin, berfungsi untuk menggumpalkan protein susu/kasein dengan bantuan kalsium dan lipase untukmemecah lemak dalam susu.
d. Usus Halus  (Intestinum)
Panjang usus halus orang dewasa mencapai 6,3 meter dengandiameter 2,5 cm. Usus halus terbagi menjadi 3 bagian yaituusus dua belas jari  (duodenum), usus kosong (jejunum), danusus penyerapan  (ileum).
1) Usus dua belas jari,  pada bagian ini bermuara salurandari kantong empedu dan pankreas.
a) Kantung empedu berupa suatu kantung yangpanjangnya 7 – 10 cm terletak di bawah hati. Kantungempedu berfungsi untuk menyimpan cairan empeduyang dihasilkan hati. Cairan empedu mengandunggaram empedu dan zat warna empedu. Garamempedu berfungsi untuk mengemulsi lemak,sedangkan zat warna empedu (bilirubin dan biliverdin)berfungsi memberikan warna kuning pada tinja danurin.
b) Pankreas, merupakan organ agak pipih yang terletakdi bawah lambung. Pankreas menghasilkan getahpankreas yang mengandung enzim amilase, tripsin,dan lipase. Amilase berfungsi untuk menguraikan zattepung (amilum) menjadi gula. Tripsin menguraikanprotein menjadi asam amino. Lipase mengubahlemak menjadi asam lemak dan gliserol.
e. Usus Besar  (Intestinum Crasum)
Usus besar terletak di antara ileum dan anus.  Fungsinya untuk mengabsorpsi air dan mineral, tempat pembentukan vitamin K (dengan bantuan bakteri  Escherichia coli), serta melakukan gerak peristaltik untuk mendorong tinja menuju anus.

MATERI                                : SISTEM PERNAPASAN MANUSIA
Manusia bernapas untuk mengambil oksigen dan melepaskan karbon dioksida. Pernapasan manusia meliputi proses inspirasi dan ekspirasi. Inspirasi adalah pemasukan udara luar ke dalam tubuh melalui alat pernapasan. Ekspirasi adalah pengeluaran udara pernapasan dari alat pernapasan.
1. Alat Pernapasan
Alat pernapasan manusia terdiri dari hidung, faring, pangkal batang tenggorokan  (laring), batang tenggorok  (trakea), cabang batang tenggorokan  (bronkus), dan paru-paru  (pulmo).

a. Hidung, merupakan muara keluar-masuknya udara pernapasan. Di dalam hidung, udara mengalami beberapa perlakuan sebagai berikut.
1) Udara yang masuk ke hidung akan disaring dulu oleh rambut hidung, sehingga debu dan partikel kotoran tidak masuk ke dalam paru-paru.
2) Udara dihangatkan oleh kapiler darah yang ada di dalam hidung, sehingga suhunya sesuai dengan suhu tubuh.
3) Udara dilembapkan oleh lapisan lendir yang ada di dalam rongga hidung.
b. Faring, merupakan saluran sepanjang 12,5–13 cm sebagai  kelanjutan dari saluran hidung yang meneruskan udara ke laring. Faring terletak di antara saluran pernapasan dan saluran pencernaan.
c.     Pangkal tenggorokan (laring),  terdiri dari lempengan-lempengan tulang rawan.
d. Batang tenggorok (trakea), berupa saluran berongga dengan dinding dari cincin-cincin tulang rawan.
e. Cabang batang tenggorok (bronkus), merupakan per-cabangan trakea menuju paru-paru kiri dan paru-paru kanan. Bronkus bercabang-cabang lagi membentuk bronkiolus.
f. Paru-paru (pulmo), jumlahnya sepasang dan terletak di rongga dada. Paru-paru merupakan tempat terjadinya pertukaran gas yaitu oksigen dan karbon dioksida.
2. Proses Pernapasan
Proses masuk (inspirasi) dan keluarnya udara (ekspirasi) pada pernapasan berkaitan erat dengan perbedaan volume dan tekanan udara. Proses inspirasi dan ekspirasi diatur oleh kerja otot-otot diafragma dan otot-otot antartulang rusuk. Mekanisme pernapasan pada manusia ada dua macam yaitu pernapasan perut dan pernapasan dada.
a. Pernapasan dada
Otot antartulang rusuk mengalami kontraksi (tegang), volume rongga dada bertambah sehingga tekanan udara di paru-paru lebih kecil dibanding tekanan udara di atmosfer. Akibatnya udara luar masuk ke dalam paru-paru (fase inspirasi). Kemudian otot antartulang rusuk kembali relaksasi (kendur), volume rongga dada berkurang sehingga tekanan udara di paru-paru lebih besar dibandingkan di atmosfer, akibatnya udara keluar dari paru-paru ke atmosfer (fase ekspirasi).
b. Pernapasan perut
Otot diafragma kontraksi (tegang), sehingga diafragma men-datar dan volume rongga dada membesar. Akibatnya tekanan udara di paru-paru lebih kecil dari tekanan udara luar sehingga udara masuk ke paru-paru (fase inspirasi). Kemudian otot diafragma kembali relaksasi (kendur), sehingga diafragma melengkung ke atas dan volume rongga dada mengecil, akibatnya tekanan udara membesar sehingga udara keluar dari paru-paru (fase ekspirasi).

MATERI                :SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA
Peredaran darah manusia merupakan peredaran darah tertutup dan ganda atau rangkap. Peredaran darah tertutup artinya dalam peredarannya darah selalu mengalir di dalam pembuluh darah. Peredaran darah ganda artinya dalam satu kali beredar, darah melalui jantung sebanyak dua kali sehingga terdapat peredaran darah besar dan peredaran darah kecil. Peredaran darah kecil yaitu peredaran darah yang dimulai dari jantung menuju ke paru-paru, kemudian kembali ke jantung. Peredaran darah besar yait u peredaran darah dari bilik kiri jantung ke seluruh tubuh, kemudian kembali ke serambi kanan jantung.
2. Darah
Darah manusia berwarna merah karena mengandung hemoglobin. Jika darah diendapkan dengan sentrifugasi, maka darah akan terpisah menjadi bagian yang cair dan bagian yang padat. Bagian darah yang cair disebut plasma, sedangkan bagian yang padat terdiri dari sel-sel darah.
a. Plasma
Plasma darah menyusun 55% dari keseluruhan darah, di dalamnya terlarut berbagai zat. Plasma tersusun dari air 91% dan zat terlarut 9%. Zat terlarut terdiri dari protein plasma, garam mineral, enzim, hormon, gas, dan zat organik lain b. Sel-Sel Darah Sel-sel darah mencakup 45% dari total darah, terdiri dari sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit), dan keping-keping darah (trombosit).  Warna merah pada darah disebabkan adanya hemoglobin dalam eritrosit.
1) Eritrosit, berfungsi untuk mengangkut hemoglobin yang berperan sebagai pembawa oksigen dan karbon dioksida. Bentuk eritrosit bikonkaf dan tidak berinti. Eritrosit dibentuk di sumsum merah, masa hidupnya 4 bulan atau 120 hari. Produksi sel darah merah setiap detiknya mencapai 2 juta sel. Eritrosit yang telah tua dan rusak dirombak di dalam limpa. Jumlah eritrosit normal pada orang dewasa adalah 4,7 – 5,3 juta/mm3.
2) Leukosit, berfungsi dalam sistem pertahanan tubuh dan kekebalan, yaitu membunuh dan memakan mikro-organisme dan zat asing yang masuk ke dalam tubuh. Bentuk leukosit tidak tetap karena bersifat amoeboid, diapedesis, dan fagositosis. Amoeboid artinya dapat bergerak bebas. Karena bergerak bebas, leukosit dapat menembus dinding pembuluh kapiler, disebut sifat diapedesis. Leukosit juga bersifat fagositosis, yaitu dapat membunuh kuman dengan cara memakannya.
3) Trombosit, berperan dalam pembekuan darah ketika terjadi luka. Jumlah trombosit sekitar 300.000 per mm3 darah.
MATERI: JARINGAN TUMBUHAN
1. Jenis-Jenis Jaringan pada Tumbuhan
Setiap alat tubuh tumbuhan tersusun oleh tiga jaringanpokok, yaitu jaringan epidermis, jaringan parenkim, danjaringan pengangkut. Selain itu di beberapa bagian tumbuhanterdapat jaringan penguat yang berkembang dari sel-sel jaringanparenkim. Sesuai dengan namanya, jaringan penguat berfungsiuntuk memperkuat struktur tumbuhan. Jaringan lainnya yangterdapat pada tumbuhan adalah jaringan meristem.
a. Jaringan Meristem
Jaringan meristem terdiri dari sel-sel yang senantiasamembelah. Jaringan meristem terdapat di ujung batang danujung akar dan disebut meristem apikal atau meristemprimer.
b. Jaringan Epidermis
Jaringan epidermis terdiri dari sel-sel epidermis yang tersusunrapat dan tanpa rongga antarsel. Biasanya hanya terdiri darisatu lapisan sel. Epidermis berfungsi sebagai pelindung bagi jaringan-jaringan yang ada di bawahnya.             
c. Jaringan Parenkim
Jaringan parenkim terdiri dari sel-sel yang telah dewasa.Walaupun demikian, sel-sel parenkim masih dapatmembelah. Fungsi sel parenkim adalah sebagai penyimpancadangan makanan, tempat fotosintesis, penutupan luka,regenerasi, dan penyusun utama berbagai alat tubuh atauorgan tumbuhan.
d. Jaringan Pengangkut
Jaringan pengangkut pada tumbuhan terdiri dari xilem danfloem.
1) Xilem atau pembuluh kayu, susunan jaringannyakompleks, terdiri dari beberapa tipe sel. Penyusun utamajaringan xilem adalah trakea dan trakeid. Sel-sel iniberfungsi sebagai pengangkut air dan zat-zat yang terlarutdi dalamnya dari akar menuju daun.
2) Floem atau pembuluh tapis, pada batang dikotil terletakdi sebelah luar xilem. Fungsinya untuk mengantarkanhasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tubuhtumbuhan. Floem disebut pula pembuluh tapis karenaterdapat sel-sel tapis yang mirip saringan
e. Jaringan Penguat
Jaringan penguat berfungsi untuk mendukung kokohnyastruktur berbagai bagian tumbuhan. Jaringan penguat terdiridari kolenkim dan skelerenkim.
1) Kolenkim, sel-selnya memiliki dinding yang tipis denganpenebalan di sudut-sudut sel. Bentuk selnya bervariasi,berfungsi sebagai penyokong bagian-bagian tumbuhan.Misalnya terdapat pada batang, tangkai daun, dan bunga.
2) Sklerenkim, sel-selnya mengalami penebalan di seluruhbagian sel. Sklerenkim dapat berasal dari kolenkim yangmengalami penebalan lebih lanjut. Contohnya terdapatpada tempurung kelapa, kulit biji, dan tangkai buah
Susunan Jaringan di Akar, Batang, dan Daun
a.       Susunan Jaringan di Akar
Jaringan meristem terdapat di ujung akar yang diikuti dengandaerah pemanjangan. Di ujung akar terdapat tudung akar/kaliptra. Tudung akar terdiri dari sel-sel parenkim yangberdinding tipis. Fungsinya adalah sebagai pelindungjaringan meristem dan mengatur arah pertumbuhan akar.
b.      Susunan Jaringan di Batang
Pada batang yang sudahdewasa, stomata menghilang dan digantikan dengan lentisel.Lentisel merupakan pori penghubung ruang antarsel dalambatang dengan udara lingkungan. Di sebelah dalamepidermis terdapat korteks.  Korteks tersusun dari jaringanparenkim.
MATERI        : FOTOSINTESIS
Fotosintesis merupakan proses pemanfaatan energi matahari yang dilakukan oleh tumbuhan hijau untuk mengubah bahan kimia anorganik menjadi bahan makanan. Cahaya matahari yang digunakan dalam proses fetosintesis adalah spektrum cahaya tampak, dari ungu sampai merah. Selama proses fotosintesis dihasilkan karbohidrat dan oksigen. Volume oksigen sebagai hasil proses fotosintesis dapat diukur. Oleh sebab itu, untuk mengetahui tingkat produksi fotosintesis dapat dilakukan dengan mengukur volume oksigen yang dikeluarkan dari tubuh tumbuhan.
Fotosintesis hanya berlangsung pada sel yang memiliki pigmen fotosintetik. Peristiwa terjadinya fotosintesis berlangsung pada kloroplas. Kloroplas merupakan suatu organela yang di dalamnya terdapat zat hijau daun atau klorofil. Klorofil mampu menyerap spektrum warna yang dipancarkan oleh sinar matahari. Kloroplas terdapat pada jaringan pagar dan jaringan bunga karang.
Skema berlangsungnya fotosintesis dapat kamu lihat pada gambarberikut.
Laju fotosintesis dipengaruhi oleh beberapa faktor. Beberapa faktor utama yang menentukan laju  otosintesis adalah sebagai berikut.
1. Intensitas cahaya
Laju fotosintesis mencapai puncaknya pada saat terdapat banyak cahaya.
2. Konsentrasi karbon dioksida
Semakin banyak karbon dioksida di udara, jumlah bahan yang dapat digunakan tumbuhan untuk  Belangsungkan fotosintesis juga semakin banyak.
3. Suhu
Suhu sangat berperan di dalam segala jenis reaksi biokimia di dalam tubuh tumbuhan terutama yang melibatkan kerja enzim. Enzim-enzim yang bekerja di dalam proses fotosintesis hanya akan dapat bekerja pada suhu yang optimal. Pada umumnya laju fotosintensis akan meningkat beriringan dengan meningkatnya suhu sampai pada batas toleransi enzim
4. Kadar air
Air mempunyai peran vital pada proses fotosintesis. Kekurangan air atau kekeringan dapat menyebabkan stomata atau mulut daun  menutup sekaligus menghambat penyerapan karbon dioksida sehingga akan mengurangi laju fotosintesis.
5. Kadar hasil fotosintesis (fotosintat)
Apabila kadar  fotosintat, misalnya karbohidrat berkurang maka laju fotosintesis akan meningkat. Namun, apabila kadar fotosintat bertambah maka laju fotosintesis akan berkurang.
MATERI                : GERAK TANAMAN
Gerak tumbuhan umumnya sangat lambat sehingga perlu ketelitian tinggi untuk dapat mengamatinya. Gerak pada tumbuhan terbagi menjadi tiga yaitu gerak endonom, esionom, dan  higroskopis.
1. Gerak Endonom
Gerak endonom adalah gerak yang tidak diketahui penyebab luarnya. Gerak ini dikenal pula sebagai gerak spontan karena tumbuhan melakukan gerakan secara spontan tanpa perlu adanya rangsangan dari luar. Contoh gerak endonom ini adalah gerak pertumbuhan daun dan gerak rotasi sitoplasma (siklosis) pada sel-sel daun Hydrilla verticillata yang dapat dideteksi dari gerak sirkulasi klorofil di dalam sel.
2. Gerak Esionom
Gerak esionom adalah gerak tumbuhan yang disebabkan oleh adanya rangsangan dari lingkungan sekitar. Berdasarkan jenis rangsangannya, gerak esionom dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu tropisme, taksis, dan nasti

a. Gerak Tropisme
Tropisme adalah gerak sebagian organ tumbuhan yang disebabkan oleh rangsangan dari luar dan arah geraknya dipengaruhi oleh arah datangnya rangsang. Tropisme berasal dari kata Yunani yaitu trope yang artinya belokan. Tropisme biasanya diberi nama sesuai dengan jenis rangsangannya. Gerak tropisme yang mendekati arah rangsang disebut tropisme positif sedangkan gerak tropisme yang menjauhi rangsang disebut tropisme negatif.
1) Geotropisme/gravitropisme, adalah gerak tropisme yang dipengaruhi oleh rangsangan gaya gravitasi bumi. Charles Darwin adalah orang yang pertama kali mencatat bahwa gerak pertumbuhan akar  adalah  geotropisme positif  karena  searah  dengan gaya gravitasi  bumi.  Sedangkan pertumbuhan batang  termasuk  geotropisme negatif, karena arahnya berlawanan dengan arah gravitasi bumi.
2) Hidrotropisme, adalah gerak tropisme yang dipengaruhi oleh rangsangan kelembapan atau air. Makhluk hidup memiliki kecenderungan untuk mendekati atau menjauhi air. Tentu kamu mengetahui bahwa pertumbuhan akar umumnya menuju ke sumber air.
3) Tigmotropisme, adalah gerak tropisme yang dipengaruhi oleh rangsangan sentuhan atau kontak fisik dengan benda padat. Tumbuhan merambat umumnya tumbuh lurus terus-menerus hingga ujung batangnya menyentuh sesuatu. Kontak itu membuat lengkungan pada tum-buhan. Sel pada bagian yang bersentuhan dengan benda lain perkembangannya lebih lambat dibandingkan dengan bagian yang tidak tersentuh, sehingga pertum-buhannya menjadi melengkung. Contoh gerak tigmo-tropisme adalah gerak membelit sulur tumbuhan markisa dan mentimun.
4) Fototropisme/heliotropisme, adalah gerak tropisme yang dipengaruhi oleh rangsangan cahaya. Umumnya arah tumbuh tumbuhan dipengaruhi oleh cahaya, khususnya cahaya matahari. Pertumbuhan yang mendekati sumber cahaya disebut  fototropisme positif sedangkan per-tumbuhan yang menjauhi cahaya (menuju kegelapan) disebut  fototropisme negatif atau  skototropisme. Contoh fototropisme negatif adalah pada  Monstera  sp yang pertumbuhannya mendekati daerah yang gelap. Akar biasanya memperlihatkan fototropisme negatif, meskipun geotropisme lebih berperan dalam pertumbuhannya.
5) Kemotropisme, adalah gerakan yang dipengaruhi oleh rangsangan bahan kimiawi. Contoh adalah gerak pertumbuhan buluh serbuk sari menuju bakal buah saat berlangsungnya pembuahan.
b. Gerak Taksis
Gerak taksis adalah gerak seluruh bagian tumbuhan yang arahnya dipengaruhi oleh sumber rangsangan. Gerak taksis biasanya dilakukan oleh organisme uniseluler. Berdasarkan jenis rangsangannya, taksis dapat dibedakan menjadi kemotaksis dan fototaksis.
1) Kemotaksis,  yaitu gerak taksis yang dipengaruhi oleh rangsangan berupa bahan kimia. Contohnya adalah gerak pada sel sperma tumbuhan berbiji tertutup yang menuju sel telur karena adanya rangsangan senyawa kimia yang diproduksi oleh sel telur. Arkegonium tumbuhan paku juga menghasilkan protein serupa untuk merangsang sel sperma bergerak secara kemotaksis mendekatinya agar terjadi pembuahan.
2) Fototaksis, yaitu gerak taksis yang dipengaruhi rangsang berupa cahaya. Contoh gerakan kloroplas pada Spirogyra yang bergerak ke daerah yang terkena cahaya. Gerak ganggang hijau uniseluler  Euglena dan  Clamidomonas ke tempat yang lebih terang juga termasuk fototaksis.
c. Gerak Nasti
Nasti adalah gerak sebagian tumbuhan akibat rangsangan dari luar, tetapi arah geraknya tidak dipengaruhi oleh arah datangnya rangsang. Gerak nasti dibedakan menjadi lima macam, yaitu sebagai berikut
1) Niktinasti,  yaitu  gerak tidur daun tanaman  Leguminosae (kacang-kacangan) menjelang petang akibat perubahan tekanan turgor pada tangkai daun. Perubahan ini disebabkan karena rangsangan suasana yang gelap.
2) Fotonasti, yaitu gerak nasti yang sumber rangsangannya berupa cahaya, misalnya mekarnya bunga pukul empat (Mirabilis jalapa) pada sore hari karena telah memperoleh periode terang yang cukup dari cahaya matahari.
3) Seismonasti/tigmonasti,  adalah gerak yang dipengaruhi oleh getaran/sentuhan. Contoh paling mudah adalah gerak menutupnya daun putri malu (Mimosa pudica) saat tersentuh. Gerak ini disebabkan adanya perubahan takanan turgor pada tangkai daun.
4) Termonasti, adalah gerak nasti yang sumber rangsangnya berupa suhu. Misalnya mekarnya bunga tulip pada hari-hari yang hangat pada musim semi.
5) Nasti  kompleks,  yaitu gerak nasti yang sumber rangsangnya lebih dari satu. Contoh gerak ini adalah membuka menutupnya stomata karena pengaruh kadar air, cahaya, suhu, dan zat kimia.

MATERI : HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN
1. Hama Tanaman
Hama adalah semua binatang yang mengganggu dan merugikan tanaman yang dibudidayakan manusia. Hewan yang termasuk hama dikelompokkan ke dalam beberapa golongan, yaitu sebagai berikut.
a. Mamalia, misalnya musang, tupai, tikus, dan babi hutan.
b. Aves, misalnya burung dan ayam.
c. Serangga, misalnya belalang, wereng, dan kumbang.
d. Molusca, misalnya siput dan bekicot.
Beberapa contoh hama yang sering kamu jumpai dalam kehidupan sehari-hari adalah sebagai berikut.
a. Belalang setan  (Aularches miliaris), menyebabkan kerusakan terhadap tanaman besar, misalnya berbagai jenis pisang, kelapa, pinang, dan jeruk.
b. Lalat buncis (Agromyza phaseoli), menyebabkan kerusakan pada bagian batang, daun, dan buah tanaman buncis. Lalat ini biasanya membuat saluran-saluran di daun, batang, dan tangkai daun. Dengan adanya saluran ini tanaman menjadi layu. Tanaman yang masih muda dapat mati, sedangkan tanaman yang telah tua akan terhambat pertumbuhannya.
c. Tungau bercak dua (Tetranichus urticae), memakan hampir semua jenis tanaman budidaya seperti buncis, kacang tanah, mentimun, semangka, apel, jeruk, dan jagung. Tanaman yang diserang oleh tungau daunnya akan menjadi bercak-cercak dan berwarna kekuningan.
d. Hama penggerek umbi kentang. Hama pada umbi kentang ini adalah ulat berwarna kelabu Phthorimaea aperculella dengan panjang tubuh 1 cm, yang akan tumbuh menjadi ngengat berwarna kelabu.
e. Hama pemakan daun kubis. Hama yang menyerang daun kubis adalah ulat berwarna hijau muda, berbulu hitam, kepala kekuningan dengan bercak-bercak gelap, dan ukuran tubuhnya sekitar 9 mm.
f. Hama pada bawang putih, berupa ulat berwarna hijau atau cokelat tua dengan garis kekuningan, tubuhnya berukuran 25 mm. Bawang putih yang terkena hama daunnya berlubang dan ada bekas gigitan berwarna putih atau daun menjadi berselaput tipis dan layu.
g. Hama penggerek buah mangga, berupa ulat dengan warna tubuh berselang-selang merah dan putih dan ulat cokelat kehitaman. Buah mangga yang terserang hama menjadi berlubang-lubang dan di sekitarnya terdapat kotoran yang meleleh dari dalam. Lubang ini dapat menembus sampai ke biji. Jika buah dibelah, maka bagian dalamnya sudah rusak dan busuk.
h. Hama tikus, sering menyerang tanaman padi dan palawija.
i. Belalang, juga sering menyerang tanaman padi.
j. Burung pipit, dalam jumlah yang besar dapat menyerang tanaman padi dengan memakan biji padi yang menimbul-kan kerugian yang tidak sedikit.
k . Hama wereng, selain sebagai hama tanaman padi, wereng juga menjadi vektor penyebar virus penyebab penyakit tungro.
l. Babi hutan, menyerang tanaman budidaya terutama umbi-umbian.
m. Kera, menyerang tanaman budidaya buah-buahan dan sayuran
2. Penyakit pada Tanaman
Tanaman dikatakan sakit apabila ada perubahan atau gangguan pada organ-organ tanaman. Tanaman yang sakit menyebabkan pertumbuhan dan perkembangannya tidak normal. Penyakit tanaman disebabkan oleh mikroorganisme misalnya jamur, virus, dan bakteri. Selain itu penyakit tanaman dapat disebabkan karena kekurangan salah satu atau beberapa jenis unsur hara.
Beberapa contoh penyakit yang menyerang tumbuhan adalah sebagai berikut.
a. Penyakit layu cabai. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri. Cabai yang terkena penyakit ini mempunyai ciri-ciri daunmuda layu diikuti dengan menguningnya daun-daun tua.
b. Penyakit hawar daun kentang. Disebabkan oleh jamur,gejalanya pada tepi-tepi daun ditemukan bercak-bercakterutama pada suhu rendah, kelembapan tinggi, dan curahhujan tinggi.
c. Penyakit busuk daun bawang merah. Disebabkan oleh jamur,gejalanya di dekat ujung daun timbul bercak hijau pucat, dipermukaan daun berkembang jamur berwarna putih ungu,daun menguning, layu, dan mengering. Daun yang telahmati akan berwarna putih dan banyak terdapat jamur hitam.
d. Penyakit tungro pada tanaman padi. Penyakit ini menyebab-kan padi tumbuh kerdil dan tidak normal. Disebabkan olehvirus tungro dengan perantaraan wereng.
e. Penyakit mosaik, banyak menyerang tanaman tembakauyang disebabkan oleh virus TMV (Tobacco Mosaic Virus).

MATERI                : BAHAN KIMIA DALAM KEHIDUPAN
Bahan Kimia Rumah Tangga
1. Pengelompokan Bahan Kimia Rumah Tangga
Bahan kimia rumah tangga dapat kita kelompokkan menjadiempat kelompok yaitu pembersih, pemutih, pewangi, danpembasmi serangga.
a. Pembersih
Pembersih berfungsi untuk membersihkan berbagai bendadi rumah tangga dari kotoran. Ada beberapa jenis bahankimia yang dapat digunakan sebagai pembersih. Misalnya,pembersih badan, pembersih rambut, pembersih motor danmobil, pembersih piring, pembersih baju, serta pembersihlantai. Pembersih dikenal secara umum dengan detergen.Fungsi detergen adalah membantu melarutkan lemak atauminyak.
Sabun  adalah bahan kimia yang terbuat dari bahan alam,seperti minyak dan lemak yang direaksikan dengan bahankimia lain yang disebut basa. Contoh bahan kimia basa, yaitukalium hidroksida (KOH) dan natrium hidroksida (NaOH).Adapun  detergen  adalah senyawa kimia bernama  alkylbenzene sulfonat (ABS) yang direaksikan dengan natriumhidroksida (NaOH). Bahan ABS diperoleh dari pengolahanminyak bumi. Perbedaan detergen dengan sabun antara laindaya cuci detergen lebih kuat dibandingkan sabun dandetergen dapat bekerja pada air sadah.
b. Pemutih
Produk pemutih berfungsi untuk memutihkan pakaianputih yang terkena noda yang susah dibersihkan denganpembersih biasa. Selain untuk memutihkan pakaian, adapula produk pemutih yang berfungsi untuk memutihkanwajah atau tubuh. Bahan aktif pemutih adalah hipoklorit. Misal pada bahanpemutih berupa serbuk mengandung hipoklorit Ca(ClO2)yang biasanya dikenal kaporit, dan larutan pemutihmengandung natrium hipoklorit (NaClO).


c. Pewangi
Produk pewangi digunakan untuk mengharumkan ruanganatau tubuh. Produk pewangi ada yang berbentuk cair, sepertipengharum tubuh, ruangan, dan pakaian. Produk pewangicair ini digunakan dengan cara menyemprotkannya kebagian-bagian tubuh dan ruangan atau merendam pakaiandalam cairan pewangi. Selain yang berbentuk cair, ada jugayang berbentuk padat, seperti kapur barus. Cara meng-gunakan produk pewangi yang berwujud padat, yaitudengan menyimpannya di ruangan terbuka. Aroma yangdigunakan dalam pewangi biasanya aroma bunga atau buah.
Aroma khas dari bahan pewangi umumnya berasal dariaroma buah-buahan dan bunga. Untuk mendapatkan aromabuah-buahan dan bunga dapat dilakukan denganmengekstrak langsung buah-buahan atau bunga yangdiinginkan. Akan tetapi, cara seperti ini membutuhkan biayayang sangat besar sehingga kebanyakan bahan pewangidibuat secara sintetik dengan meniru senyawa yang terdapatdalam bunga dan buah-buahan.
d. Pembasmi Serangga
Produk pembasmi serangga atau insektisida digunakanuntuk membunuh serangga yang merusak atau mengganggumanusia, seperti nyamuk, lalat, dan kecoa. Sebagian besarproduk pembasmi serangga yang beredar di pasaran adalahuntuk membasmi nyamuk. Produk ini biasa dikenal dengansebutan ‘obat nyamuk’. Tahukah kamu produk-produk yangdapat digunakan untuk membasmi nyamuk atau serangga?Produk pembasmi serangga ini ada yang berbentuk padatdan cair. Produk pembasmi serangga cair digunakan dengancara menyemprotkannya ke seluruh ruangan yang  Banyak.
Produk pembasmi serangga sangat beraneka ragam.Serangga yang paling sering mengganggu adalah nyamuk.Biasanya bahan kimia yang terdapat pada pembasmiserangga terdiri atas senyawa karbamat, fosfat, dan klorin.

Bahan Kimia dalam Bahan Makanan
Apakah yang dimaksud zat aditifdan apa saja yang termasuk zat aditif?Zat aditif  adalah bahan kimia yang dicampurkan ke dalammakanan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas makan-an, menambahkan kelezatan, dan mengawetkan makanan.
Penggunaan zat aditif sebenarnya sudah dimulai sejak ribuantahun yang lalu. Nenek moyang kita telah menggunakan garamuntuk mengawetkan daging dan ikan, serta rempah-rempahuntuk melezatkan makanan. Zat aditif yang digunakan sebagaipewarna telah digunakan untuk memberi warna kuning padamentega sejak abad ke-14. Penduduk Asia juga sudah meng-gunakan sejenis bahan penyedap seperti  monosodium glutamat(MSG) atau biasa disebut vetsin.
Berdasarkan asalnya, bahan aditif pada makanan dibedakanmenjadi dua, yaitu alami dan buatan.


1. Bahan Kimia Tambahan Alami pada Makanan
Sejak dulu nenek moyang kita sudah menggunakan bahantambahan untuk memberi warna, pemanis, pengawet, danpenyedap. Nah, bahan kimia tambahan alami apa saja yangdigunakan dalam makanan?
a. Bahan Pewarna Alami
Pernahkah kamu makan nasi kuning? Dari mana asalnyawarna kuning pada nasi kuning? Warna kuning itu berasaldari bumbu masakan yang disebut kunyit.Bahan pewarna alami lain yang juga sering digunakan, antaralain seperti berikut.
1) daun pandan dan daun suji untuk menghasilkan warnahijau;
2) gula merah dan karamel untuk menghasilkan warnacokelat;
3) cabai, tomat, dan paprika untuk menghasilkan warnamerah.
Pewarna alami lebih aman dikonsumsi tetapi macamnyaterbatas, dan sulit untuk memperolehnya dalam jumlahbesar sehingga industri makanan lebih senang menggunakanpewarna  sintetis.
b. Bahan Pemanis Alami
Jika kamu ingin membuat air teh yang manis, bahan apayang ditambahkan ke dalam air teh? Kamu pasti akanmenambahkan gula pasir. Gula pasir merupakan salah satucontoh bahan pemanis alami yang sering digunakan dalamrumah tangga.
Terbuat dari apakah gula pasir dan gula merah itu? Gulapasir diolah dari tanaman tebu, sedangkan  gula merahdiolah dari pohon kelapa atau aren.Zat pemanis alami yang  biasa digunakan, dibedakanmenjadi dua, yaitu sebagai berikut.
1) Pemanis nutritif
Pemanis nutritif adalah pemanis alami yang menghasilkankalori. Pemanis nutritif berasal dari tanaman (sukrosa/gula tebu, gula bit, xylitol dan fruktosa), dari hewan(laktosa, madu), dan dari hasil penguraian karbohidrat(sirop glukosa, dekstrosa, sorbitol).Kelebihan pemanis ini dapat mengakibatkan obesitas,karena kandungan kalorinya yang tinggi.
c. Bahan Pengawet Alami
Bahan pengawet alami yang sering digunakan adalah garam,cuka, dan gula. Bahan pengawet alami ini digunakan untukmengawetkan makanan agar selalu berada dalam kondisi baik.Metode pengawetan menggunakan garam dapur (NaCl)telah dilakukan masyarakat luas selama bertahun-tahun.Larutan garam yang masuk ke dalam jaringan diyakinimampu menghambat pertumbuhan aktivitas bakteriNpenyebab busuk, sehingga makanan tersebut jadi lebih awet



d. Bahan Penyedap Alami
Bahan penyedap alami yang sering digunakan untuk me-nimbulkan rasa gurih pada makanan, antara lain santankelapa, susu sapi, dan kacang-kacangan. Selain itu, bahanpenyedap lainnya yang biasa digunakan sebagai bumbumasakan, antara lain lengkuas, ketumbar, cabai, kayu manis,dan pala.Tujuan ditambahkannya penyedap adalah meningkatkancita rasa makanan, mengembalikan cita rasa makanan yangmungkin hilang saat pemprosesan dan memberi cita rasatertentu pada makanan.
Bahan Kimia Tambahan Buatan pada Makanan
a. Bahan Pewarna Buatan
Bahan pewarna yang masih diperbolehkan untuk dipakaiyaitu amarant (pewarna merah), tartrazine (pewarna kuning),erythrosine (pewarna merah), fast green FCF (pewarna hijau),sunset yellow  (pewarna kuning), dan  brilliant blue  (pewarnabiru).
b. Bahan Pemanis Buatan
Pemanis buatan adalah bahan tambahan makanan buatanyang ditambahkan pada makanan atau minuman untukmenciptakan rasa manis. a. AspartamAspartam mempunyai nama kimia aspartil fenilalaninmetil ester, merupakan pemanis yang digunakan dalamproduk-produk minuman ringan. Aspartam merupakanpemanis yang berkalori sedang. Tingkat kemanisan dari aspartam 200kali lebih manis daripada gula pasir. Aspartam dapat terhidrolisis ataubereaksi dengan air dan kehilangan rasa manis, sehingga lebih cocokdigunakan untuk pemanis yang berkadar air rendah.
b. Sakarin
Sakarin merupakan pemanis buatan yang paling tua. Tingkatkemanisan  sakarin kurang lebih 300 kali lebih manis dibandingkan gulapasir. Namun, jika penambahan sakarin terlalu banyak justru menimbulkanrasa pahit dan getir. Es krim, gula-gula, es puter, selai, kue kering, danminuman fermentasi biasanya diberi pemanis sakarin. Sakarin sangatpopuler digunakan dalam industri makanan dan minuman karenaharganya yang murah. Namun penggunaan sakarin tidak boleh me-lampaui batas maksimal yang  ditetapkan, karena bersifat karsogenik(dapat memicu timbulnya kanker).
c. Siklamat
Siklamat terdapat dalam bentuk kalsium dan natriumsiklamat dengan tingkat kemanisan yang dihasilkan kurang lebih30 kali lebih manis daripada gula pasir. Makanan dan minumanyang sering dijumpai mengandung siklamat antara lain: eskrim, es puter, selai, saus, es lilin, dan berbagai minumanfermentasi. Beberapa negara melarang penggunaan siklamatkarena diperkirakan mempunyai efek karsinogen. Batasmaksimum penggunaan siklamat adalah 500–3.000 mg perkg bahan makanan.


d. Sorbitol
Sorbitol merupakan pemanis yang biasa digunakan untuk pemaniskismis, selai dan roti, serta makanan lain.
2. Pengawet Buatan
Pengawet buatan ini ada berbagai macam, antara lain:
a. Asam asetat
Asam asetat dikenal di kalangan masyarakat sebagaiasam cuka. Bahan ini menghasilkan rasa masam dan jikajumlahnya terlalu banyak akan mengganggu selera karenabahan ini sama dengan sebagian isi dari air keringat kita. Asamasetat sering dipakai sebagai pelengkap ketika makan acar,mi ayam, bakso, atau soto. Asam asetat mempunyai sifatantimikroba. Makanan yang memakai pengawet asam cukaantara lain acar, saos tomat, dan saus cabai.
b. Benzoat
Benzoat banyak ditemukan dalam bentuk asam benzoat maupunnatrium benzoat (garamnya). Berbagai jenis soft drink (minuman ringan),sari buah, nata de coco, kecap, saus, selai, dan agar-agar diawetkandengan menggunakan bahan jenis ini.
c. Sulfit
Bahan ini biasa dijumpai dalam bentuk garam kalium atau natriumbisulfit. Potongan kentang, sari nanas, dan udang beku biasa diawetkandengan menggunakan bahan ini.
d. Propil galat
Digunakan dalam produk makanan yang mengandung minyak ataulemak dan permen karet serta untuk memperlambat ketengikan padasosis. Propil galat juga dapat digunakan sebagai antioksidan.
e . Propianat
Jenis bahan pengawet propianat yang sering digunakan adalah asampropianat dan garam kalium atau natrium propianat. Propianat selainmenghambat kapang juga dapat menghambat pertumbuhan  bacillusmesentericus yang menyebabkan kerusakan bahan makanan. Bahanpengawetan produk roti dan keju biasanya menggunakan bahan ini.
f. Garam nitrit
Garam nitrit biasanya dalam bentuk kalium atau natrium nitrit. Bahanini terutama sekali digunakan sebagai bahan pengawet keju, ikan, daging,dan juga daging olahan seperti sosis, atau kornet, serta  makanan keringseperti kue kering. Perkembangan mikroba dapat dihambat denganadanya nitrit ini. Misalnya, pertumbuhan clostridia di dalam daging yangdapat membusukkan daging.
g. Sorbat
Sorbat yang terdapat di pasar ada dalam bentuk asam atau garamsorbat. Sorbat sering digunakan dalam pengawetan margarin, sari buah,keju, anggur, dan acar. Asam sorbat sangat efektif dalam menekanpertumbuhan kapang dan tidak memengaruhi cita rasa makanan padatingkat yang diperbolehkan.
2. Penyedap Buatan
Penyedap buatan yang paling banyak digunakan dalammakanan adalah vetsin atau monosodium glutamat (MSG) yangsering juga disebut sebagai micin. MSG tidak berbau danrasanya merupakan campuran rasa manis dan asin yang gurih.Mengonsumsi MSG secara berlebihan akan menyebabkantimbulnya gejala-gejala yang dikenal sebagai Chinese Restaurant Syndrome.  Tanda-tandanya antara lain berupa munculnyaberbagai keluhan seperti pusing kepala, sesak napas, wajahberkeringat, kesemutan pada bagian leher, rahang, danpunggung.
MATERI : ZAT PSIKOTROPIKA DAN NARKOTIKA
Narkotika dalam bahasa Yunani disebut narkose yang artinyabeku, lumpuh, dan dungu. Narkotika berasal dari bahasa Inggrisyaitu narcotics yang berarti obat bius.
Narkotika  adalah zat atau obat yang berasal dari tanamanatau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis yangdapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran,hilangnya rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan(Undang-Undang No. 22 tahun 1997). Yang termasuk jenisnarkotika adalah tanaman papaver, opium mentah, opiummasak (candu, jicing, jicingko), opium, morfin, kokain, ekgonin,tanaman ganja, dan damar ganja.
Zat adiktif adalah bahan-bahan alamiah, semi sintetismaupun sintetis yang dapat menimbulkan ketagihan danketergantungan bagi pemakainya. Zat adiktif ini biasa dipakaisebagai pengganti morfin atau kokain yang dapat menggangguistem saraf pusat. Kelompok  yang termasuk zat adiktif iniantara lain rokok, minuman keras, serta alkohol yang me-ngandung etil etanol, inhalen/sniffing  (bahan pelarut) berupazat organik (karbon) yang menghasilkan efek yang sama denganyang dihasilkan oleh minuman yang beralkohol atau obatanaestetik jika aromanya dihisap, seperti lem/perekat, aseton,dan eter.
Zat psikotropika adalah zat atau obat, baik alamiah maupunsintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif melaluipengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkanperubahan pada aktivitas mental dan perilaku (Undang-UndangNo. 5/1997). Zat yang termasuk psikotropika antara lain sedatin(Pil BK), rohypnol, magadon, valium, mandarax, amfetamin,fensiklidin, metakualon, metifenidat, fenobarbital, flunitra-zepam,ekstasi, shabu-shabu, dan LSD (Lycergic Alis Diethyl-amide).
1.       Dampak Negatif
a. Dampak Negatif Asap Rokok
Tahukah kamu, zat-zat apa saja yang terdapat pada rokoksehingga asap rokok dapat membahayakan orang yangmenghisapnya? Asap rokok mengandung sekitar 3.800 zatkimia.
Nikotin merupakan zat insektisida yang berbahaya. Padasebatang rokok terdapat kadar nikotin antara 8 mg hingga12 mg. Penggunaan nikotin pada dosis rendah menyebab-kan tekanan darah naik, sakit kepala, meningkatkan sekresigetah lambung yang menyebabkan sakit maag, muntah-muntah, dan diare. Penggunaan nikotin pada dosis tinggimenyebabkan keracunan, kejang-kejang,  kesulitan ber-napas, dan berhentinya kerja jantung
Karbon monoksida (CO) merupakan gas yang tidak ber-warna dan tidak berbau yang dihasilkan dari pembakarantidak sempurna senyawa karbon.
selain itu tar pada rokok dapat merusak sel paru-paru,meningkatkan produksi dahak/lendir di paru-paru danmenyebabkan kanker paru-paru.

Penggunaan Zat Adiktif dan Psikotropika dalamBidang Kesehatan

Sebenarnya zat adiktif dan psikotropika bermanfaat dalambidang kesehatan, tetapi dalam dosis yang wajar dan sesuaidengan kebutuhan pengobatan. Penggunaan zat adiktif danpsikotropika yang berlebihan dan tidak sesuai dosis dapatmenyebabkan dampak-dampak negatif, seperti yang telah
dijelaskan pada uraian sebelumnya. Berikut ini zat adiktif danpsikotropika yang digunakan dalam bidang kesehatan.
a. Zat Stimulan
Zat stimulan adalah zat yang merangsang fungsi tubuh danmeningkatkan kegairahan serta kesadaran sehingga kemam-puan beraktivitas akan meningkat selama beberapa jam.Jenis zat stimulan, antara lain kafein, kokain, dan amfetamin.Contoh zat stimulan yang sekarang disalahgunakan adalahshabu-shabu dan ekstasi.
b. Zat Depresan
Dalam bidang kedokteran, zat depresan adalah zat yangmenekan sistem saraf pusat dan mengurangi aktivitasfungsional tubuh sehingga pemakai merasa tenang, bahkanbisa membuat pemakai tidur dan tak sadarkan diri.Kelebihan dosis zat ini dapat mengakibatkan kematian. Jeniszat adiktif  depresan, antara lain opioda dan berbagaiturunannya, seperti morfin dan heroin. Contoh yang populeradalah putaw.
c. Zat Narkotika
Dalam bidang kedokteran zat narkotika digunakan sebagaizat analgesik kuat yang dapat menghilangkan rasa nyeridalam pembedahan. Zat yang termasuk kelompok narkotikaadalah ganja, opium, dan kokain.
d. Alkohol

Di bidang kesehatan, alkohol digunakan sebagai zatdesinfektan. Zat desinfektan adalah zat yang digunakanuntuk membunuh kuman dan bakteri. Alkohol juga dipakaiuntuk mencuci alat-alat kedokteran.

No comments:

Post a Comment